The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Sindir Oknum Smackdown, Fiersa Besari: Kerja Itu Banting Tulang, Bukan Banting Anak Orang
Fiersa Besari. (Instagram/@fiersabesari), cuitan Fiersa Beasari. (Twitter).
Seleb

Sindir Oknum Smackdown, Fiersa Besari: Kerja Itu Banting Tulang, Bukan Banting Anak Orang

Sindir siapa?

Kamis, 14 Oktober 2021 08:18 WIB 14 Oktober 2021, 08:18 WIB

INDOZONE.ID - Musisi dan penulis Fiersa Besari membuat cuitan yang menjadi sorotan warganet di Twitter. Banyak warganet yang menduga cuitan bersifat sarkas tersebut ditujukan kepada kasus viral oknum polisi membanting pendemo di Tangerang..

Hal itu terlihat dari unggahan Fiersa di akun Twitternya. Dengan gaya bahasa singkat padat, Fiersa memasukan unsur sarkas dalam cuitannya.

"Ingat, ya, adik-adik. Kerja itu banting tulang, bukan banting anak orang," Cuit Fiersa seperti yang dilihat di Indozone.

cuitan Fiersa Beasari. (Twitter).
Cuitan Fiersa Beasari. (Twitter).

Meski tak menyebut secara langsung ke instansi tertentu, warganet menghubungkan cuitan tersebut ke sosok polisi  yang viral karena membanting seorang pendemo.

Baca Juga: Terungkap! Rachel Vennya Diduga Dibantu Oknum TNI di Bandara saat Kabur dari Karantina

"Entah di mana hatimu berada, duhai Bapak yang gajinya dari keringat rakyat? Katanya mengayomi rakyat, Pak. Kok, malah membanting anak rakyat," tulis akun @peuyeum1puan membalas cuitan Fiersa. 

"Lebih suka banting harga, daripada banting anak orang. Seperti kehabisan cara, menghadapi rakyat yang sedang bersuara dengan tanpa iba. Berseragam tapi layaknya berandalan. John Cena menangis melihat ini karena kehilangan pekerjaan," tulis akun @@jeffren_aditya.

Seperti diketahui sebuah video tersebar menampilkan aksi kekerasan yang diduga dilakukan oleh oknum polisi kepada massa mahasiswa yang tengah berdemo di depan Pemkab Tangerang siang hari tadi. Dari video yang diterima, tampak sejumlah polisi tengah mengamankan aksi massa pendemo, namun yang menarik tampak seorang massa seperti dibanting oleh oknum polisi.

Usai di-'smackdown', tampak korban terlihat kejang-kejang sedangkan oknum polisi yang melakukan kekerasan tampak langsung menghilang. Polresta Tangerang sendiri sudah memastikan jika pendemo tersebut dalam keadaan sehat.

Terkini, oknum polisi yang viral karena membanting pendemo mahasiswa sudah menyampaikan permintaan maafnya terhadap korban. Bahkan, Kapolda Banten Irjen Pol Rudy Heriyanto juga menyampaikan permintaan maafnya sebagai pimpinan Polri tertinggi di Banten.

Artikel Menarik Lainnya:

M Fadli
M Fadli

M Fadli

Editor
JOIN US
JOIN US