The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Omas, Seniwati Asal Betawi yang Kini dalam Kenangan
Omas. (Photo/Istimewa)
Seleb

Omas, Seniwati Asal Betawi yang Kini dalam Kenangan

Jumat, 17 Juli 2020 00:18 WIB 17 Juli 2020, 00:18 WIB

INDOZONE.ID - Pada Kamis (16/7/2020) malam, dunia hiburan mendapatkan kabar duka atas meninggalnya seniwati asal Betawi, Omaswati. Seseorang yang dikenal masyarakat Indonesia dengan peran lucunya yang selalu berbicara ceplas-ceplos.

Seseorang yang menjadi bintang acara televisi dengan leluconnya yang khas. Kini, wanita yang kerap disapa Omas itu telah meninggal dalam usia 54 tahun.

Perempuan kelahiran Jakarta 3 Mei 1966 itu merupakan saudari kandung seniman Mandra dan Mastur itu memang lekat dengan lenong. Dalam sebuah wawancara, Omas mengaku sudah mengenal lenong sejak usia tujuh tahun karena keluarganya juga seniman.

Omas juga pernah tampil di acara lenong, salah satu acara televisi swasta, "Lenong Abang None" bersama Mpok Atiek, Malih, Yurike P dan Tata Dado. Kemudian, untuk memperluas pengetahuan di dunia seni Betawi, dia kerap meminta saran kepada senior-seniornya termasuk mendiang Mpok Nori.

Menjaga Pesan Pok Nori

Semasa hidup, dia pernah berkisah sempat menitipkan pesan untuk menjaga kesenian Betawi oleh Mpok Nori. Waktu itu, Omas sempat berpendapat sulit mewujudkannya mengingat perlu adanya kerja sama kuat dari sesama warga Betawi, pemerintah dan lembaga lainnya.

Upaya Omas melestarikan salah satu kesenian Betawi itu melalui keikutsertaannya mendirikan organisasi Pangsi (Pelestarian Sanggar Seni Budaya Betawi) bersama Mandra dan seniman Betawi lainnya pada tahun 2012. Dia juga mendirikan grup "Letop" alias Lenong dan Topeng Betawi di rumahnya, kawasan Depok, Jawa Barat.

"Pesan Mak Nori, harus melanjutkan, jangan sampai kalah sama kesenian luar. Saya punya grup, akan saya usahakan," kata Omas kala itu.

Kini, Omas sudah tiada. Dia meninggal dunia pada Kamis (16/7/2020) malam dalam usia 54 tahun. Sebelum menghembuskan napas terakhirnya, mendiang diketahui memiliki riwayat penyakit paru-paru dan diabetes.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Kana
M. Rio Fani
Kana

Kana

Editor
M. Rio Fani

M. Rio Fani

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US