The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Dukungan Artis Indonesia Terhadap Permen PPKS: 'Anti Kekerasan Seksual di Kampus'
Ayu Shita dan Dian Satro. (Photo/Instagram)
Seleb

Dukungan Artis Indonesia Terhadap Permen PPKS: 'Anti Kekerasan Seksual di Kampus'

Jumat, 03 Desember 2021 23:05 WIB 03 Desember 2021, 23:05 WIB

INDOZONE.ID - Kabar baik hadir setelah Permendikbud Ristek No. 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasaan Seksual (PPKS) diterbitkan. Hal ini dianggap sebagai 'benteng pertahanan' untuk menghindari terjadinya kekerasan seksual di perguruan tinggi.

Di samping itu, banyak kasus kekerasan seksual yang terjadi. Mulai dari civitas akademi, karyawan di perguruan tinggi, hingga warga kampus lainnya.

Dampaknya tidak hanya membuat kerusakan mental pada korban, merugikan pelaksanaan kegiatan pembelajaran, juga bisa mencoreng nama baik kampus sendiri. Jelas, oknum yang melakukan pelanggaran kekerasan seksual harus mendapatkan keadilan tanpa ketimpangan kebijakan kampus.

Peraturan ini juga didukung oleh banyak artis Indonesia. Beberapa lainnya menyuarakan pendapat tentang pelaksanaan aturan Undang-undang yang bisa menjadi pegangan bagi korban pelecehan kekerasan seksual.

1. Dian Sastro Wardoyo

Dian Sastro Wardoyo juga ikut mendukung Permen PPKS melalui unggahan akun Instagramnya. Dian mengaku sering mendengar isu kekerasan seksual yang terjadi di kampus.

Ia menilai bahwa rasa takut dan tidak nyaman di kampus tidak hanya diterima oleh peserta pendidikan, tapi juga pekerja, staf, dan tim pendukung lainnya di lingkungan kampus.

"Kita tidak perlu takut dengan istilah relasi kuasa, karena ini maksudnya ada pihak yang lebih superior dan ada pihak yang lebih rentan didominasi atau dikuasai oleh yang lebih kuat," tulisnya.

"Karena itu saya mendukung karena kita perlu menciptakan kondisi aman, nyaman dan rasa keadilan bagi mahasiswa khususnya. Ayo kita dukung kampus aman dan merdeka dari kekerasan seksual.
#BersamaBerjuangMelawanKS," tambahnya.

2. Ernest Prakasa

Publik figur lainnya sekaligus komedian seperti Ernest Prakasa juga mendukung penuh Permen PPKS. Ernest menilai bahwa di zaman yang terus berubah, ada banyak kesadaran yang juga ikut dirubah.

"Zaman terus berubah. Kesadaran terhadap pentingnya perlindungan terhadap perempuan juga sudah waktunya kita tingkatkan. Mari bersatu melawan para pelanggar, dan berdiri bersama para penyintas. #BersamaBerjuangMelawanKS #KampusMerdekaKS," tulisnya di akun Instagramnya.

3. Ayu Shita

Ayu Shita atau yang bernama lengkap Ayushita Widyartoeti Nugraha merupakan artis sekaligus model, penyanyi, pembawa acara, penyiar radio, dan aktor film Indonesia.

Melalui karirnya itu, Ayu ikut mendukung Permen PPKS. Ia mengatakan kalau lebih dari setengah hidupnya sudah dia sumbangsihkan untuk membawa tindakan kekerasan seksual hilang.

"Lebih dari setengah hidup saya sudah berikan suara saya sebagai perwakilan dari sekian banyak manusia yang ada di bumi ini tentang anti kekerasan dan pelecehan seksual, yang memprihatinkan, sampai hari inipun masih menjadi hal utama yang belum juga nampak ujungnya, bahkan semakin marak terjadi,membuat saya tidak bisa berhenti begitu saja dan terus melanjutkan perjuangan ini," katanya.

"Saya Ayushita Nugraha mendukung Permendikbud Ristek No.30 Tahun 2021 Tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi. #PermenPPKS #DukungPermendikbud30 #KampusMerdekaKS," tambahnya.

Baca juga: Perjuangkan Hak Cucu, H Faisal: Mohon Doa agar Gala Bisa Sama Opa dan Oma Terus

4. Shenina Cinnamon

Bersama dengan Ayu Shita, Shenina Cinnamon yang juga seorang aktris berkebangsaan Indonesia ikut mendukung Permen PPKS. Shenina mengaku mendukung penuh aturan itu sebagai aturan untuk tetap memberikan ruang yang aman bagi pelajar.

"Saya mendukung sepenuhnya Permendikbud Ristek No.30 Tahun 2021 Tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi. Kampus sudah seharusnya menjadi ruang yang aman untuk menimba ilmu dan mengenyam pendidikan. Cegah seluruh bentuk perilaku kekerasan seksual di kampus," tulisnya.

5. Cinta Laura

Selain dikenal dengan sikapnya yang humble dan bijak, Cinta Laura juga ikut mendukung Permen PPKS. Dari unggahan akun Instagramnya, Cinta menuliskan bahwa kekerasan seksual di kampus merupakan tindakan yang cukup miris.

Ia menjelaskan tentang Consent yang merupakan persetujuan afirmatif yang diberikan secara sadar dan hanya sah jika hal tersebut dilakukan tanpa ancaman, paksaan, manipulasi atau pengaruh substansi. 

"Consent adalah hak dasar yang memang layak dimiliki setiap manusia. Consent adalah hak asasi Manusia yang seharusnya setiap orang sadar mereka miliki, apalagi di negara demokrasi," tulisnya.

"Dengan tingkat pelecehan/kekerasan yang tinggi dan kasus-kasus yang jarang ditangani, korban (perempuan maupun laki-laki) menjadi segan untuk melaporkan/berbicara," kata Cinta Laura.

"Karena tidak adanya payung hukum yang dengan jelas mendefinisikan hak-hak korban, akhirnya mereka merasa TIDAK terdampingi, terlindungi dan yang paling krusial: DIDENGAR. Oleh sebab itu, orang-orang yang “berkuasa” secara sosial, finansial ataupun gender begitu gampang lolos dari aksinya yang miris," jelasnya lagi.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Abul Muamar
M. Rio Fani
JOIN US
JOIN US