The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Mengenal Fungsi Busi Tiarap untuk Motor 2-Tak
Ilustrasi perbedaan busi motor 2-Tak dan motor lain (Dok. NGK Busi)
Otomotif

Mengenal Fungsi Busi Tiarap untuk Motor 2-Tak

Biar tak salah pilih.

Rabu, 22 Juli 2020 14:09 WIB 22 Juli 2020, 14:09 WIB

INDOZONE.ID - Banyak pengguna kendaraan bermotor salah pilih soal busi. Karena bentuknya yang nyaris seragam, sebagian besar pemotor menganggapnya sama saja. Padahal masing-masing motor memiliki busi dengan spesifikasinya masing-masing.

Hal ini diungkapkan Technical Support PT NGK Busi Indonesia, Yaumil Ichsan. Ia mencontohkan busi dua busi NGK Iridium IX BR9ECMIX dan BR8ECM yang punya perbedaan dengan busi lain, yang terlihat pada bagian elektrodanya.

"Pada kedua busi tersebut, bagian elektroda ground-nya terlihat berbeda dari busi pada umumnya. Apabila biasanya elektroda ground berbentuk ‘J’, maka di busi ini tingkat sudut kemiringan elektroda ground-nya jauh lebih menunduk. Bahkan apabila diamati dari samping, elektroda pusatnya menjadi hampir tidak terlihat," kata Ichsan di Jakarta, Rabu (22/7/2020)

Lebih lanjut, ia menjelaskan ada perbedaan desain antara motor 2-Tak yang punya performa lebih tinggi seperti motor balap dan motor trail, sehingga desainnya lebih merunduk untuk mensupport pengapian yang lebih cepat.

“Sifat mesin 2-Tak cenderung lebih panas, karena siklus pembakaran campuran oli samping, bensin, dan udara yang menyisakan deposit karbon di ruang bakar, sehingga temperatur busi menjadi lebih tinggi. Oleh karena itu, diperlukan desain busi khusus seperti elektroda ground tiarap untuk mendinginkan busi agar tidak mudah meleleh,” terangnya.

Selain itu, jarak elektroda yang lebih pendek membuat daya tahan busi lebih baik. Tidak mengganggu busi saat adanya getaran dan guncangan yang didapatkan motor ketika ada dalam kondisi ekstrim.

"Dengan semakin pendek dimensi elektroda busi, maka akan semakin tinggi pula kemampuan busi bertahan saat memperoleh getaran dan guncangan, saat kendaraan digunakan di kondisi ekstrim seperti sirkuit balap maupun arena motocross, sehingga meminimalisir risiko elektroda busi patah," tukasnya.


Artikel Menarik Lainnya:


TAG
Desika Pemita
Wilfridus Kolo

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US