The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Pembeli Mobil Tesla Ini Membayar Dua Kali dan Tidak Mendapatkan Apa-Apa!
Tampilan Tesla Model Y. (photo/Dok. Carscoops)
Otomotif

Pembeli Mobil Tesla Ini Membayar Dua Kali dan Tidak Mendapatkan Apa-Apa!

Rabu, 31 Maret 2021 15:05 WIB 31 Maret 2021, 15:05 WIB

INDOZONE.ID - Dalam insiden yang tampaknya agak aneh, sejumlah pembeli Tesla dilaporkan telah ditagih dua kali untuk mobil mereka. Ketika Tesla mulai terima pembayaran Bitcoin, Tesla juga perkenalkan pembayaran clearing house otomatis. Ini sepertinya cara yang cepat, nyaman, tanpa kontak untuk orang yang ingin langsung membayar mobil mereka. 

Tetapi, risiko ditagih ganda dapat membuat metode ini tidak dapat dipertahankan. Beberapa pelanggan telah melaporkan ditagih ganda untuk Tesla baru mereka dan tidak ada yang melaporkan tanggapan dengan cepat. Mengutip CNBC, pembeli Tesla Model Y yaitu Tom Slattery mengatakan dia akhirnya ditagih hampir US$53.000 lebih. Buruknya adalah Tesla melewatkan jendela pengirimannya. Dengan kata lain, Slattery membayar dua unit Tesla Model Y tetapi tidak milikinya.

“Sulit membayangkan penjualan dan layanan semakin buruk,” ungkap Slattery.

“Saya memiliki hampir $ 53.000 dicuri tanpa izin dari rekening bank saya. Dan tidak ada, tidak ada yang menelepon saya, mengirimi saya email, tidak ada rasa urgensi untuk menyelesaikan ini. ” lanjutnya.

Ini bukan yang pertama kalinya. Kejadian serupa juga terjadi pada pembeli Tesla Model Y lainnya yaitu Clark Peterson yang mengatakan kepada CNBC dia mengalami hal serupa seperti Slattery.  Mungkin yang lebih membuat frustasi adalah Tesla memberi tahu Peterson untuk telpon banknya untuk menyelesaikannya, sesuatu yang dia tahu sebelumnya tidak akan berhasil. 

“Saya cukup akrab dengan cara kerja transfer kawat. Ketika uangnya habis, uang itu hilang!" ungkap Peterson.

“Dia bersikeras saya harus menelepon bank saya. Jadi saya lakukan. Mereka mengkonfirmasi seperti tidak, uang itu ada di akun Tesla sekarang. Kami tidak bisa berbuat apa-apa sampai kami mendengar dari mereka." lanjutnya.

Tetapi, perwakilan layanan pelanggan di banknya mengatakan kepadanya bahwa dia bukan satu-satunya orang yang menelpon untuk mencoba membalikkan tagihan yang salah dari Tesla. Memang, ketika Slattery pertgi ke toko Tesla untuk mencoba menyelesaikan masalah itu. Di sisi lain, Tesla pun berjanji bahwa akan mengembalikan uang Peterson kepadanya. 

"Ini bukan kesalahan operator," kata Peterson.

“Dan bagi perusahaan yang memiliki begitu banyak keterampilan teknologi, hal ini terjadi pada banyak orang benar-benar menimbulkan pertanyaan.” lanjutnya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fernando Sutanto
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US