The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Wah! Asik Keluarga "Misqueen" Dapat Subsidi Beli Mobil Listrik, Tapi..
Ilustrasi: pengecasan mobil listrik (ANTARA/Chairul Rohman)
Otomotif

Wah! Asik Keluarga "Misqueen" Dapat Subsidi Beli Mobil Listrik, Tapi..

Senin, 16 Mei 2022 16:32 WIB 16 Mei 2022, 16:32 WIB

INDOZONE.ID - Kabar gembira bagi Anda yang ingin memiliki mobil  listrik yang hening senyap, asalkan kamu tinggal di negara ini. Pasalnya pemerintah Selandia Baru mengeluarkan memo kepada seluruh warganya untuk mengganti mobil lama dengan mobil listrik.

Sebagai upaya mengurangi emisi gas rumah kaca, pemerintah setempat  berencana untuk menghabiskan 569 juta dolar Selandia Baru dalam program uji coba tersebut.

Dengan kalimat lain, bagi keluarga yang kurang mampu dapat menukar mobil (bensin atau solar) dengan kendaraan listrik baik model hibdrida ataupun listrik sepenuhnya.

Baca juga: Buat yang Suka Mampir SPBU, Cadillac Escalade-V Terbaru ini Cocok

"Ini adalah hari penting dalam transisi kami ke masa depan rendah emisi. Kita semua telah melihat laporan terbaru tentang kenaikan permukaan laut dan dampaknya di Selandia Baru. Kita tidak bisa meninggalkan masalah perubahan iklim sampai semuanya terlambat untuk diperbaiki,” kata Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern, dikutip Associated Press, Senin (16/5/2022).

Rencana tersebut merupakan langkah menuju pemenuhan kesepakatan yang dibuat Selandia Baru berdasarkan Paris Agreement 2016 tentang perubahan iklim dan komitmen Selandia Baru untuk mencapai emisi karbon nol bersih pada 2050.

Ardern, melanjutkan bahwa mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil akan membantu rumah tangga dari gejolak kenaikan harga.

Rencana tersebut juga menetapkan target untuk mengurangi total kilometer perjalanan mobil sebesar 20 persen selama 13 tahun ke depan dengan menawarkan pilihan transportasi umum yang lebih baik di kota-kota serta pilihan untuk pengendara sepeda dan pejalan kaki.

Program-program tersebut akan menggunakan dana tanggap darurat iklim (CERF) senilai 4,5 miliar dolar Selandia Baru. Pejabat mengatakan bahwa dari waktu ke waktu, uang yang dikumpulkan dari penghasil emisi rumah kaca utama akan mendukung keuangan program daripada uang yang dipungut dari pajak rumah tangga.

Artikel menarik lainnya:

TAG
Ristuyana
Ristuyana

Ristuyana

Editor
JOIN US
JOIN US