The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Studi Ini Ungkapkan Kendaraan Listrik Lebih Efisien dan Kurang Berisiko!
Ilustrasi mobil listrik. (photo/Dok. Carscoops)
Otomotif

Studi Ini Ungkapkan Kendaraan Listrik Lebih Efisien dan Kurang Berisiko!

Rabu, 12 Mei 2021 14:10 WIB 12 Mei 2021, 14:10 WIB

INDOZONE.ID - Penelitian terbaru yang menyarankan bahwa kendaraan listrik adalah solusi yang lebih efisien untuk gerakkan mobil daripada hidrogen. Selain itu, analisis menunjukkan bahwa biaya pembuatan hidrogen untuk mobil dan bahan bakar elektronik sebabkan ketergantungan yang lebih mendalam pada bahan bakar fosil. 

Meski tenaga penggerak listrik tampaknya mengambil ahli dunia otomotif, pembuat mobil seperti Toyota dan Porsche masih membuat keributan mengenai hidrogen dan bahan bakar elektronik. Ini dapat dimasukkan langsung ke mesin yang ada dengan sedikit atau tanpa modifikasi dan kadang-kadang dilihat sebagai cara untuk hemat pembakaran internal. 

Masalahnya, energi yang dibutuhkan untuk membuat bahan bakar ini masih lebih besar daripada energi yang dibutuhkan untuk gerakkan kendaraan listrik. Ini menurut penelitian yang diterbitkan di jurnal Nature Climate Change. Menurut Falko Ueckerdt dari Potsdam Institute for Climate Impact Research di Jerman, yang memimpin penelitian itu, mengatakan hal itu mengarah pada kemunduran. 

"Bahan bakar berbasis hidrogen bisa menjadi pembawa energi bersih yang hebat, namun biaya dan risiko terkait juga besar," ungkapnya kepada The Guardian, mengutip Carscoops.

"Jika kita berpegang teguh pada teknologi pembakaran dan berharap untuk memberi mereka bahan bakar berbasis hidrogen, dan ini ternyata terlalu mahal dan langka, maka kita pada akhirnya akan membakar lebih banyak minyak dan gas." lanjutnya. 

Itu tidak berarti bawah tidak perlu mengeksplorasi hidrogen dan bahan bakar elektronik. Faktanya, untuk industri seperti angkutan truk jarak jauh dan penerbangan jarak jauh, tenaga istrik mungkin tidak pernah menjadi solusi yang cocok. 

“Saat ini kami jauh dari 100% listrik terbarukan,” ungkap Roman Sacchi, anggota tim studip kepada The Guardian, mengutip Carscoops.

“Jika diproduksi dengan campuran listrik saat ini [di Eropa], bahan bakar berbasis hidrogen akan meningkat - bukan menurunkan - emisi gas rumah kaca, [dibandingkan dengan] menggunakan bahan bakar fosil.” lanjutnya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fernando Sutanto

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US