The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Berpeluang untuk Bekerja Sama, Apple dan Hyundai Sudah Membahas Mobil Listrik dan Baterai
Hyundai Motor (REUTERS/KIM HONG-JI)
Otomotif

Berpeluang untuk Bekerja Sama, Apple dan Hyundai Sudah Membahas Mobil Listrik dan Baterai

Sabtu, 09 Januari 2021 08:41 WIB 09 Januari 2021, 08:41 WIB

INDOZONE.ID - Produsen mobil asal Korea Selatan Hyundai Motor mengatakan telah memasuki pembicaraan awal dengan Apple, setelah keduanya membahas mobil listrik dan baterai. Hal ini pula yang membuat saham Hyundai melonjak 24 persen.

"Apple dan Hyundai sedang dalam diskusi, namun keduanya masih dalam tahap awal, dan belum ada yang diputuskan," kata Hyundai, dikutip dari Reuters.

Pihak Apple sendiri menolak untuk berkomentar mengenai hal tersebut.

Dalam pengajuan peraturan yang dikeluarkan kemudian, Hyundai mengatakan "mendapatkan permintaan untuk kerja sama dalam pengembangan bersama kendaraan listrik otonom dari berbagai perusahaan", tanpa mengidentifikasi satupun dari perusahaan tersebut.

Komentar itu muncul setelah saham Hyundai melonjak menyusul laporan Korea Economic Daily TV yang menyebutkan bahwa raksasa teknologi AS dan Hyundai sedang bernegosiasi, dan diperkirakan akan mengembangkan baterai di pabrik-pabrik AS yang dioperasikan oleh Hyundai atau afiliasinya Kia Motors.

Hyundai dan Apple sudah bekerja sama pada CarPlay, perangkat lunak Apple untuk menghubungkan iPhone ke kendaraan dari berbagai produsen mobil.

Seperti yang dilaporkan Reuters pada Desember lalu, pihak Apple bergerak maju dengan teknologi mobil tanpa pengemudi dan menargetkan pada awal 2024 untuk memproduksi kendaraan penumpang yang mencakup teknologi baterai terobosannya sendiri.

Analis mengatakan kemitraan Hyundai-Apple akan membantu Apple memotong biaya untuk mengembangkan dan membuat kendaraan karena akan dapat menggunakan platform dan fasilitas mobil listrik Hyundai.

"Apple dapat melihat Hyundai sebagai mitra yang ideal, karena dalam hal produsen mobil AS, mereka dapat jadi persatuan yang kuat, yang ingin dihindari Apple," kata Kevin Yoo, analis eBEST Investment & Securities.

"Selain itu, biaya tenaga kerja (produsen mobil AS) mereka jauh lebih tinggi daripada Hyundai, yang sering memainkan peran besar dalam hal produksi mobil."

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Muhammad Alfath Ishari
Fitri

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US