The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Mau Beli Mobil Bekas? Eits, Kamu Wajib Cek Bagian Ini Terlebih Dahulu!
Photo Ilustrasi Pemeriksaan Mobil. (ANTARA/Chairul Rohman)
Otomotif

Mau Beli Mobil Bekas? Eits, Kamu Wajib Cek Bagian Ini Terlebih Dahulu!

Jangan asal beli!

Jumat, 19 Agustus 2022 13:53 WIB 19 Agustus 2022, 13:53 WIB

INDOZONE.ID - Ketika ingin membeli mobil bekas, kamu memang sangat diwajibkan untuk mengecek mobil tersebut terlebih dahulu untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan.

Nah ternyata, kamu tidak bisa asal mengecek unit guys karena ada beberapa hal yang wajib kamu lakukan ketika sedang melakukannya.

PR & Content Manager OLX Autos Indonesia Nur Rahmah Sari mengatakan bahwa ada beberapa proses inspeksi yang bisa dilakukan oleh seseorang sebelum memutuskan membeli mobil tertentu. 

"Banyak yang beranggapan bahwa mengecek kondisi mobil merupakan hal yang sulit dan hanya dapat dilakukan oleh para ahli. Meskipun pernyataan tersebut tidak sepenuhnya salah," ungkap Nur Rahmah Sari di GIIAS 2022, dikutip dari Antara, Jumat (19/8/2022).

Ia mengatakan jika pemerikaan mobil bekas bisa dimulai dengan yang paling dasar serta mengikuti beberapa langkah yang bisa dilakukan walaupun kamu tidak terlalu mengerti dunia otomotif.

"Memeriksa kendaraan yang paling awal adalah harus memeriksa bagian luar, tampilan dari sebuah kendaraan memang yang paling terlihat," ucapnya.

Total, ada 17 langkah yang harus kamu lakukan selama cek unit untuk memastikan apakah kendaraan tersebut layak dibeli atau tidak, diantaranya adalah pemeriksaan bagian luar, interior, mesin, v-belt, oli mesin, air radiator, rem, departure angle, break over angle, approach angle, suspensi, hingga pencahayaan.

Baca Juga: Gara-Gara Ini, Hyundai Sabet Rekor Muri di GIIAS 2022

"Cek kondisi lampu depan dan belakang seperti lampu low-beam, high-beam dan sein apakah dalam kondisi baik, tidak berkedip, redup, ataupun mati," papar Nur Rahmah Sari.

Pemeriksaan pedal rem, dan fitur-fitur seperti SRS (Supplemental Restraint System) atau sistem keselamatan tambahan seperti kantong udara, juga primary restraint system seperti safety belt dan lain-lain. Bahan bakar juga perlu dicek untuk memperkirakan kondisi mesin mobil.

"Bahan bakar harus sesuai dengan nomor oktan. Karena banyak pengemudi tidak sadar menggunakan bahan bakar dengan nomor oktan di bawah ketentuan, mengakibatkan jangka panjang performa mesin dapat menurun," jelasnya.

Selain itu, pemeriksaan kaca spion dan kotak P3K juga wajib dilakukan untuk berjaga-jaga ketika nantinya terjadi sesuatu pada saat mengemudi kendaraan tersebut.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Rachmat Fahzry
Bagas Aulia Ananto
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US