The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Tiket Nonton Formula E Terlalu Murah, Ketua DPRD DKI Bakal Panggil Manajemen Kalau Tekor
Formula E Jakarta siap digelar. (ANTARA/REUTERS/Rodrigo Garrido)
Otomotif

Tiket Nonton Formula E Terlalu Murah, Ketua DPRD DKI Bakal Panggil Manajemen Kalau Tekor

Senin, 16 Mei 2022 18:12 WIB 16 Mei 2022, 18:12 WIB

INDOZONE.ID - Terkait penyelenggaraan balap Formula E di Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara masih terus hangat diperbincangkan padahal eventnya tidak lama lagi berlangsung.

Kali ini, Prasetyo Edi Marsudi, Ketua DPRD DKI Jakarta menyebutkan bahwa event tersebut dinilai bakal tekor alias tidak untung. Hal itu dikarenakan harga tiket termurah ajang balap mobil listrik tersebut seharga Rp250 ribu.

Diketahui, harga termurah Formula E senilai Rp250 ribu tersebut bisa mengakses seluruh wahana di Ancol dalam satu hari secara gratis. Harga itu pun terbilang lebih mahal sedikit dibandingkan bundling tiket Dufan dan Seaworld pada hari biasa.

Pasalnya, berdasarkan informasi yang tertera pada situs tiket.com, harga bundling tersebut ditambah tiket masuk Ancol dijual dengan harga Rp248.535. 

Baca juga: Buat yang Suka Mampir SPBU, Cadillac Escalade-V Terbaru ini Cocok

"Ini berarti harga tiket Formula E hanya lebih mahal Rp 1.465 dibanding harga bundling tersebut. Harga itu tentunya diluar pajak sebesar 15 persen," ucapnya dalam keterangan tertulis, Senin (16/5/2022).

Oleh karena itu, Prasetyo berencana akan memanggil manajemen PT Pembangunan Jaya Ancol terkait hal tersebut. Pasalnya, harga tiket yang dijual lebih murah dan berpotensi membuat tekor.

Ia mengatakan akan  menanyakan seberapa besar Formula E mendongkrak pendapatan Ancol Kepada pihak manajemen. Mulai dari berapa nilai kontrak kerjasama yang diperoleh Ancol untuk menyewakan lahan, dan besaran uang yang didapat dari penjualan tiket Formula E.

“Ancol ini BUMD. Perusahaan yang harus mendapat untung. Jangan sampai Ancol yang mengaku merugi karena pandemi makin tekor karena Formula E,” tandasnya.

Artikel menarik lainnya:

TAG
Ristuyana
Sarah Hutagaol
Ristuyana

Ristuyana

Editor
Sarah Hutagaol

Sarah Hutagaol

Reporter
JOIN US
JOIN US