The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Hampir 1.000 Pegawai Pusat Penahanan Imigrasi AS Terinfeksi COVID-19
Ilustrasi: para petugas dari (ICE) mengawasi setelah melaksanakan perintah pencarian dan melakukan beberapa penahanan di sebuah fasilitas pengolahan hasil pertanian di Canton, Mississippi, AS (REUTERS)
News

Hampir 1.000 Pegawai Pusat Penahanan Imigrasi AS Terinfeksi COVID-19

Selasa, 14 Juli 2020 10:19 WIB 14 Juli 2020, 10:19 WIB

INDOZONE.ID - Lebih dari 880 pegawai perusahaan-perusahaan kontrak swasta yang menjalankan pusat penahanan imigrasi Amerika Serikat (AS) terbukti positif virus corona (COVID-19).

Pimpinan dari empat perusahaan, yaitu CoreCivic, The GEO Group, Management & Training Corporation (MTC) dan LaSalle Corrections, yang menahan imigran berdasarkan kontrak dengan Immigration and Customs Enforcement (ICE) AS, melaporkan penularan di kalangan stafnya saat menanggapi pertanyaan sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di Kongres AS.

Hal ini membuat para anggota dewan merasa khawatir dengan penyebaran virus di hampir 70 pusat penahanan di seluruh negeri. Lebih dari 3.000 migran di penahanan ICE terbukti positif COVID-19.

Virus tersebut telah menyebabkan 2 tahanan meninggal dan beberapa di antaranya sudah dinyatakan sembuh dan dibebaskan.

Ketua Komisi Keamanan Dalam Negeri DPR, Kathleen Rice, mengatakan ada laporan di kalangan staf tentang penjatahan alat pelindung diri (APD), perawatan kesehatan yang tak memadai, dan penundaan tes COVID-19.

Sementara itu, CoreCivic melaporkan bahwa ada sekitar 500 dari hampir 14.000 stafnya yang terpapar COVID-19. Sementara itu,  Geo Grup mengatakan 167 dari 3.700 stafnya kembali dengan hasil tes positif, dengan 69 orang sembuh dan satu dirawat di rumah sakit.

Saat ini, terdapat hampir 22.580 tahanan di fasilitas ICE. Angka itu merupakan penurunan dramatis dari 50.000 imigran lebih yang ditahan rata-rata setiap harinya selama tahun fiskal 2019.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Zega
Dina
Zega

Zega

Editor
Dina

Dina

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US