The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Pemerintah Rencanakan Vaksin Booster Berbayar Tahun  2022
Petugas menata botol vaksin COVID-19 seusai melakukan vaksinasi kepada pelajar di Sekolah Pembangunan Jaya (ANTARA/Umarul Faruq)
News

Pemerintah Rencanakan Vaksin Booster Berbayar Tahun 2022

Kamis, 26 Agustus 2021 10:42 WIB 26 Agustus 2021, 10:42 WIB

INDOZONE.ID - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan pemerintah akan menggelar vaksinasi booster berbayar pada 2022. Sri Mulyani menyebut, vaksinasi tersebut hanya diprioritaskan untuk kalangan yang mampu.

"Untuk mereka yang akan melakukan boosting, untuk vaksinasi mandiri juga akan dibuka ruangan tahun depan," kata Sri Mulyani saat Rapat Badan Anggaran DPR bersama pemerintah, Rabu (25/8).

Dihimpun dari data Kementerian Keuangan, nantinya ada 27 juta orang yang direncanakan mengikuti program vaksin berbayar itu. 

Namun, Sri Mulyani tetap memastikan pemerintah masih terus memberikan program vaksinasi gratis untuk 70 persen penduduk Indonesia atau sebanyak 189 penduduk pada tahun 2022. Vaksinasi gratis tersebut juga akan diutamakan bagi penerima bantuan iuran (PBI) JKN.

"Artinya, vaksin pada dasarnya mengikuti pada policy mengenai situasi tadi. Kalau masih dalam posisi wabah pandemi dan itu kemudian mencapai herd immunity, kita akan memenuhi dengan menggunakan APBN dan itu gratis," katanya lagi.

Sebelumnya, rencana adanya vaksinasi berbayar itu pernah muncul pada Juli 2021 lalu yang akan dijalankan oleh BUMN farmasi PT Kimia Farma (Persero) Tbk. 

Tapi rencana tersebut menimbulkan berbagai penolakan dari masyarakat lantaran sebelum itu Presiden Jokowi telah membuat ketetapan untuk menggratiskan vaksin untuk seluruh kalangan tanpa terkecuali.

"Setelah mendapatkan masukan dan juga respons dari masyarakat, Presiden telah memberikan arahan dengan tegas untuk vaksin berbayar yang rencananya disalurkan melalui Kimia Farma semuanya dibatalkan dan dicabut," kata Agung Pramono selaku Sekretaris Kabinet, Jumat (16/7).

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Dina
Silvia Marissa
Dina

Dina

Editor
JOIN US
JOIN US