Penjelasan Ma'ruf Amin Mengenai Konsep Wisata Halal
(photo/ANTARA FOTO/Galih Pradipta)
News

Penjelasan Ma'ruf Amin Mengenai Konsep Wisata Halal

Victor Median
Jumat, 11 Oktober 2019 22:14 WIB 11 Oktober 2019, 22:14 WIB

INDOZONE.ID - Wakil Presiden Terpilih, Prof. KH. Ma'ruf Amin mengatakan, perspektif wisata halal bukan merubah objek wisata menjadi halal, namun halal yang dimaksud adalah penyediaan pangan restoran, ketersediaan tempat ibadah & kehalalan hotel.

"Tetapi layanannya yang kita beri kehalalannya. Sehingga orang yang berkunjung ke Nusa Tenggara Barat (NTB) merasa nyaman dan menyenangkan. Jadi tidak akan pernah merubah alamnya atau objek wisata lainnya," kata Ma'ruf Amin pada Konfrensi Internasional Pariwisata Halal di Kota Mataram, NTB, Jumat.

Menurutnya, MUI akan terus mendorong dan menopang perkembangan industri halal di Tanah Air, khususnya di NTB yang gencar mengembangkan wisata halal.

Ditambah lagi NTB telah dinobatkan sebagai destinasi wisata halal terbaik di dunia pada 2015.

"Upaya kita untuk memoles destinasi wisata halal agar lebih indah. sehingga menjadi daya tarik tersendiri dan memiliki keunikan dibanding wisata daerah lain. Tentu dengan standar halal dalam makanan dan minuman dipastikan sudah memenuhi standar halal internasional," jelasnya.

Dia menambahkan, pemerintah melalui Kementerian Pariwisata akan terus membenahi destinasi wisata halal.

Misalnya, restoran, hotel, travel dan fasilitas penunjang lainnya. Sehingga wisatawan dalam negeri maupun asing yang datang akan merasa aman dan nyaman.

Apalagi NTB punya Islamic Center yang ditetapkan sebagai icon wisata religi dan sebelumnya telah diresmikan lampu hias yang menambah keunikannya.

"Ini merupakn icon menarik bagi pengembangan wisata halal," tambah Ma'ruf Amin.

Lebih lanjut, Ketua MUI ini menjelaskan, lebih dari 50 lembaga sertifikasi halal dunia mengacu pada standar MUI. Karena itu, MUI telah banyak memberi pengakuan kepada lembaga halal di luar negeri.

Di antaranya, Sincung halal for Taiwan. Lembaga tersebut merupakan lembaga yang mewakili MUI di Taiwan. Selain di Taiwan, ada juga di negara Korea dengan nama ' Ini Halal Korea'.

"Untuk itu, MUI memiliki kepentingan untuk mengembangkan wisata halal bersama dengan kementerian pariwisata," katanya.
 

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Victor Median
Victor Median

Victor Median

Editor
TERKAIT DENGAN INI
ARTIKEL LAINNYA
LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU