Jokowi Luncurkan Bahan Bakar B30
Presiden Joko Widodo bersama jajaran direksi dan komisaris PT Pertaminadi Tuban, Jawa Timur, Sabtu (21/12/2019).(ANTARA FOTO/Moch Asim/nz).
News

Jokowi Luncurkan Bahan Bakar B30

Biaya logistik harusnya jadi lebih murah.

Senin, 23 Desember 2019 09:14 WIB 23 Desember 2019, 09:14 WIB

INDOZONE.ID - Presiden Joko Widodo meluncurkan implementasi Program Biodiesel 30 persen atau B30 di SPBU 31.128.02, Jalan MT Haryono Jakarta Selatan, Senin (23/12). 

Biodiesel ini merupakan salah satu cara pemerintah meningkatkan serapan sawit nasional yang saat ini mengalami hambatan di Uni Eropa. 

Selain itu, program peningkatan biodiesel dari B20 ke B30, cara pemerintah menekan defisit neraca perdagangan dan transaksi berjalan akibat tingginya impor minyak.  

Program pencampuran CPO ke BBM jenis solar sudah dicanangkan 2008 melalui Peraturan Menteri ESDM Nomor 32/2008, dengan target B10 pada 2015. Lalu ditingkatkan jadi B20 dan saat ini jadi B30.

Program B30 akan diberlakukan mulai Januari 2020 sesuai Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 12 tahun 2015 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Menteri ESDM nomor 32 tahun 2008 tentang Penyediaan, Pemanfaatan dan Tata Niaga Bahan Bakar Nabati (Biofuel) sebagai Bahan Bakar Lain. 

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menetapkan 18 Badan Usaha penyedia Bahan Bakar Nabati (BBN) untuk menjalankan kebijakan mandatori program campuran biodiesel jenis Fatty Acid Methyl Ester (FAME) sebanyak 30 persen ke dalam Bahan Bakar Minyak (BBM) atau dikenal sebagai B30 di 28 Lokasi.

Sebelumnya, Jokowi berharap pada Januari 2020 nanti pelaksanaan mandatori biodiesel sudah bisa berpindah dari B20 (Biodiesel 20) menjadi B30.Selanjutnya, pada akhir 2020 sudah meloncat lagi ke B50.

"Kita pengen lebih cepat, dan mulai dari B20 ini pengen mengurangi ketergantungan pada energi fosil, dan juga yang paling penting kita ingin mengurangi impor minyak kita," katanya beberapa waktu lalu.


Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Alwan
Alwan

Alwan

Editor
JOIN US