The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Cerita Cewek Jadi Mualaf, Salat Ngumpet dan Dicuekin Keluarga, Nyaris Dikeluarkan dari KK
Perjuangan wanita jadi mualaf (Tiktok)
News

Cerita Cewek Jadi Mualaf, Salat Ngumpet dan Dicuekin Keluarga, Nyaris Dikeluarkan dari KK

Viral di medsos.

Kamis, 17 September 2020 15:25 WIB 17 September 2020, 15:25 WIB

INDOZONE.ID - Seorang wanita menceritakan kisah perjuangannya menjadi seorang mualaf di akun Tiktok pribadinya @cumaorangbiasaaaa hingga akhirnya viral di medsos dan ditonton 2 juta kali. Dalam video tersebut ia menceritakan, dua tahun lamanya ia menjalani kehidupan ganda.

Dua tahun lalu ia memutuskan untuk memeluk agama Islam setelah melalui perjuangan cukup panjang. Ia mulai merasakan keganjilan-keganjilan namun tidak mendapat jawaban dari pemuka agama di tempatnya biasa beribadah. Chat di WA tidak pernah dibalas hingga ajakan bertemu pun tidak direspons oleh pemuka agama tersebut.

Baca juga: Viral Cewek Keluar Kamar Kos Bareng Cowok, Ketauan sama Pacarnya, Endingnya Nyesek

Ia pun mulai membaca ulang kitab sucinya, mempelajari dari Youtube tentang keganjilan-keganjilan dalam agamanya, hingga akhirnya ia mulai mempelajari Islam dan memutuskan untuk memeluk agama tersebut. Namun perjuangan setelah mengucapkan dua kalimat syahadat baru dimulai.

Selama dua tahun ia terpaksa menutup-nutupi agama barunya kepada kedua orangtuanya. Ia masih ikut ke gereja dan merayakan natal bersama keluarganya. Sementara di lain sisi, ia tetap sembunyi-sembunyi menjalani ibadah salat agar tidak ketahuan orangtuanya. Mukena pun ia simpan rapat di bawah kasur tidurnya.

Baca juga: Sekolah Terdengar Ramai Padahal Lama Kosong, Netizen Salfok ke Penampakan di Depan Kelas

"Dua tahun setelah bersyahadat dan saya capek terus-terusan menjalani kehdupan ganda," tuturnya.

Hingga akhirnya, dia memberanikan diri untuk berbicara dengan ayah dan ibunya. Ia mengaku baru menjadi mualaf pada Agustus 2020. Usai jujur dengan orangtuanya, ia justru dicueki hingga berhari-hari. Bahkan tantenya mulai mengompori orangtuanya agar dikeluarkan dari Kartu Keluarga (KK) dan diusir dari rumah.

Baca juga: 50 Tahun Jadi Marbot Masjid, Kakek Ini Berhasil Wujudkan Impian ke Makkah, Netizen Sedih

"Selama itu aku berdiam diri di kamar, apapun kegiatan aku lakukan dari dalam kamar," tuturnya.

Hingga saat ini ia masih terus dikucilkan oleh orangtua dan tente-tantenya di rumah. Mereka tidak pernah mau ngomong dengannya.

"Saya seolah tidak dianggap ada," tutupnya.


Artikel menarik lainnya

TAG
Susi Fatimah

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US