The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Diduga Terima Upeti dari Djoko Tjandra, 2 Jenderal Polisi Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono saat konferensi pers di Mabes Polri. (Foto: INDOZONE/Samsudhuha Wildansyah/Youtube).
News

Diduga Terima Upeti dari Djoko Tjandra, 2 Jenderal Polisi Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara

Terkait hilangnya nama Djoko Tjandra dari red notice.

Jumat, 14 Agustus 2020 18:39 WIB 14 Agustus 2020, 18:39 WIB

INDOZONE.ID - Irjen Pol Napoleon Bonaparte dan Brigjen Pol Prasetijo Utomo ditetapkan sebagai tersangka karena diduga menerima hadiah atau janji terkait hilangnya nama Djoko Tjandra dari red notice. Ditetapkan sebagai tersangka, kedua jenderal polisi itu diganjar dengan pasal ini.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengatakan ada empat tersangka dalam kasus red notice ini. Tersangka pertama yaitu Djoko Tjandra dan TS dengan perannya sebagai pemberi hadiah atau janji.

"Selaku penerima (hadiah atau janji) itu saudara PU (Prasetijo Utomo) dan kedua saudara NB (Napoleon Bonaparte)," kata Irjen Argo dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (14/8/2020)

Irjen Argo mengatakan kedua jenderal polisi itu dijerat dengan Pasal 5 ayat (2), Pasal 11, Pasal 12 huruf a dan b, Undang-Undang Nomor 2 tahun 2002 tentang Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 KUHP. Kedua jenderal polisi itu terancam hukuman lima tahun penjara.

"Dari undang-undang tersebut ancaman hukuman lima tahun penjara," ungkap Argo.

Lebih jauh Argo mengatakan meskipun sudah ditetapkan sebagai tersangka, Bareskrim Polri tetap menyelidiki kasus tersebut.

"Sampai saat ini kita masih dalam proses penyidikan berikutnya," pungkas Argo.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Edi Hidayat
Samsudhuha Wildansyah

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US