The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Tercatat 7.751 Siswa di Cianjur Putus Sekolah, Dominan karena Faktor Ekonomi
Sejumlah siswa menerima bantuan telepon genggam serta akses internet gratis di Palu, Sulawesi Tengah, Senin (28/9/2020). (Photo/ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah)
News

Tercatat 7.751 Siswa di Cianjur Putus Sekolah, Dominan karena Faktor Ekonomi

Kamis, 22 Oktober 2020 00:46 WIB 22 Oktober 2020, 00:46 WIB

INDOZONE.ID - Dinas Pendidikan Cianjur, Jawa Barat (Jabar) mencatat sepanjang tahun ajaran 2020-2021 ribuan pelajar di berbagai wilayah mulai dari SD hingga SMP, putus sekolah. Hal itu karena berbagai alasan yang merupakan jumlah tertinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Sekretaris Disdik Cianjur, Asep Saepurohman di Cianjur Rabu (21/10/2020), mengatakan bahwa angka putus sekolah tingkat SD dan SMP tahun ajaran kali ini, mencapai 3.374 orang yang tersebar di seluruh wilayah Cianjur, dengan berbagai alasan mulai dari putus di tengah jalan hingga tidak melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi seperti dari SD tidak melanjutkan ke SMP atau dari SMP tidak melanjutkan ke SMA.

"Data Pokok Pendidikan (Dapodik) tahun ajaran 2020-2021 jumlah siswa putus sekolah terdiri dari SD dan SMP. Untuk jumlah siswa yang putus sekolah di tingkat SD sebanyak 959 siswa," katanya.

"Sedangkan untuk SMP sebanyak 2.415 siswa. Berbagai alasan membuat mereka putus sekolah atau tidak melanjutkan terutama alasan ekonomi orang tua," tambahnya, dilansir dari Antara, Rabu (21/10/2020).

Di sisi lain, pihaknya juga mencatat jumlah siswa SMA yang putus sekolah di Cianjur sebanyak 1.689 siswa, SMK sebanyak 2.688 siswa, sehingga total siswa putus sekolah sebanyak 4.377 siswa dengan berbagai alasan yang didominasi faktor ekonomi.

Maka dari itu, total keseluruhan siswa atau pelajar yang putus sekolah tercatat 7.751 siswa. Tentunya, angka putus sekolah itu membuat pihaknya putar otak untuk mencari solusi agar angka tersebut dapat ditekan.

"Kami masih mencari solusi terbaik untuk menekan angka tersebut dengan mendirikan kelas jauh agar siswa yang kesulitan untuk mencapai sekolah lanjutan yang dekat dari rumah, sehingga tidak perlu biaya tambahan serta mendirikan kelompok belajar hingga pelosok Cianjur," terangnya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Kana
M. Rio Fani
Kana

Kana

Editor
M. Rio Fani

M. Rio Fani

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US