The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Refleksi Akhir Tahun, Pemerintah Diingatkan Kisah Pilu Covid-19 Jangan Terulang Kembali
Seorang perempuan membawa nisan di area pemakaman khusus COVID-19 di TPU Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara. (Foto: ANTARA/M Risyal Hidayat)
News

Refleksi Akhir Tahun, Pemerintah Diingatkan Kisah Pilu Covid-19 Jangan Terulang Kembali

Jumat, 31 Desember 2021 13:01 WIB 31 Desember 2021, 13:01 WIB

INDOZONE.ID - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu mengimbau kepada pemerintah untuk dapat melakukan antisipasi potensi kenaikan kasus Covid-19 di Indonesia. Sehingga pengalaman di bulan Juli-Agustus tahun 2021 kala lonjakan kasus Covid-19 akibat varian delta kini tidak boleh terjadi kembali.

"Di bulan Juli-Agustus 2021, Gelombang kedua Pandemi akibat varian Delta mengerek kasus Pandemi Covid-19 naik secara signifikan. Kasus kematian harian Indonesia bahkan sempat menduduki posisi puncak tertinggi di dunia. Sebuah tragedi kemanusiaan yang memilukan," kata Syaikhu dalam pidato kebangsaan akhir tahun 2021, Kamis (30/12/2021) malam.

Dikatakan Syaikhu, pada momen tersebut semua pihak merasakan kematian akibat Covid-19 semakin begitu dekat. Bahkan sistem kesehatan yang dimiliki bangsa Indonesia pun lumpuh lantaran banyaknya pasien yang tak tertangani karena terpapar Corona.

"Di hari-hari itu, kita semua merasakan kematian begitu sangat dekat dengan diri kita. Sistem kesehatan kita pun lumpuh, banyak pasien tak tertangani sehingga banyak korban meninggal ditemukan di rumah-rumah mereka karena Rumah Sakit sudah tidak mampu menanganinya," tegas Syaikhu.

Maka dari itu, dia meminta pemerintah untuk dapat mengantisipasi kasus Covid-19 agar tak mengalami kenaikan. Apalagi pemerintah melaku Kementerian Kesehatan mengungkapkan temuan varian Omicron sudah di Indonesia.

Syaikhu pun mendorong agar fakta-fakta ini harus menjadi peringatan bagi Pemerintah dan kita semua untuk lebih berhati-hati dan tetap berdisiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

"Kisah pilu itu jangan sampai terulang kembali. Pemerintah harus menjadikan itu catatan penting sebagai antisipasi gelombang berikutnya di masa mendatang," imbau Syaikhu.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Edi Hidayat
Harits Tryan Akhmad
JOIN US
JOIN US