The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

PKB dan Gerindra Tunggu Hari Baik untuk Umumkan Capres-Cawapres
Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid. (Instagram/@jazilulfawaid_real)
News

PKB dan Gerindra Tunggu Hari Baik untuk Umumkan Capres-Cawapres

Sabtu, 01 Oktober 2022 22:12 WIB 01 Oktober 2022, 22:12 WIB

INDOZONE.ID - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sudah menyepakati menjalin kerjasama politik dengan Partai Gerindra pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang. Meski sudah menandatangani Piagam Deklarasi Koalisi, namun hingga saat ini keduanya belum jelas siapa yang akan diusung sebagai calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres).

Mengenai hal tersebut, Wakil Ketua Umum Bidang Pemenangan Pemilu DPP PKB Jazilul Fawaid mengatakan koalisi PKB-Gerindra sudah mencukupi syarat presidential threshold (PT) karena gabungan kursi keduanya sudah lebih dari 20%. Mengenai siapa nama capres dan cawapres tinggal menunggu pengumuman.

"Di antara parpol yang berkoalisi yang sudah ada kesepakatan tertulis, jelas, cukup kursinya, ada tokohnya, ya koalisi PKB dengan Gerindra. Tinggal meninggu hari baik saja untuk mengumumkan capres dan cawapres," kata Jazilul dalam keterangannya dikutip Sabtu (1/10/2022).

Jazilul berucap bahwa berdasarkan kesepakatan yang ditandatangani dengan Gerindra, untuk menentukan capres dan cawapres diserahkan kepada kedua ketua umum parpol yakni Muhaimin Iskandar dan Prabowo Subianto.

Baca Juga: DPR Sebut Indonesia Akan Menjadi Negara Besar jika…

"Kalau secara internal capres PKB sudah jelas Gus Muhaimin. Tapi karena sudah koalisi dengan Gerindra maka keputusan capres dan cawapres diserahkan ke Gus Muhaimin dan Pak Prabowo," tuturnya.

Wakil Ketua MPR ini menyampaikah untuk langkah politik yang  diambil PKB-Gerindra jauh lebih maju daripada parpol lainnya. Bahkan, PDIP yang sebenarnya bisa mengusung pasangan calon sendiri pun hingga saat ini belum jelas siapa capres dan cawapres yang diusung.

"Sampai hari ini semua parpol sudah mengarah, tapi belum pada target. KIB (Koalisi Indonesia Bersatu) sejak Juni lalu lalu sudah teken kerjasama, tapi belum jelas. Nasdem sudah mengumumkan 3 capres, tapi sampai hari ini belum jelas," beber dia.

Menurut Gus Jazil--sapaan Jazilul Fawaid--Pemilu 2024 dalam kondisi penuh ketidakpastian sehingga umumnya parpol masih menunggu, termasuk menunggu pergerakan parpol lain. Selain itu, Pemilu 2024 juga dalam bayang-bayang trauma Covid-19 dan perekonomian yang juga tidak menentu.

Baca Juga: Kepala Desa Diingatkan Jangan Jadi Alat Politik Praktis

"Banyak yang unpredictabel. Ekonomi tak menentu. Tak ada incumbent sehingga partai tak berani mengumumka calon. Kalau PKB sudah pasti dari awal," katanya.

Namun begitu ditekankannya tidak ada alasan bagi PKB untuk tidak mengusung kader sendiri. Apalagi, kader PKB memang diajarkan oleh KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) untuk selalu berani.

"Gus Dur mengatakan keberanian itu perlu. Mumpung nanti nggak ada calon yang dominan, semua tokoh sama-sama ombak. Kami bisa yakinkan publik kalau tokoh kami (Gus Muhaimin) boleh diuji," paparnya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US