Ribuan Orang Meninggal Ditemukan Mendukung Calon Independen di Pilkada 2020

- Jumat, 17 Juli 2020 | 15:04 WIB
Komisioner Bawaslu Jabar, Zaki Hilmi (kiri). (Foto: Antara/Ajat Sudrajat)
Komisioner Bawaslu Jabar, Zaki Hilmi (kiri). (Foto: Antara/Ajat Sudrajat)

Sebanyak 7.026 orang yang meninggal dunia ditemukan menjadi pendukung atau menyatakan dukungan politik untuk bakal pasangan calon perseorangan atau independen pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 di Provinsi Jawa Barat.

Komisioner Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Jawa Barat (Jabar) Zaki Hilmi menjelaskan temuan tersebut diperoleh setelah pihaknya melaksanakan verifikasi faktual terhadap data pendukung lima bakal pasangan calon perseorangan yang akan maju di ajang Pilkada Serentak 2020.

"Kami temukan 90.882 pendukung bakal paslon perseorangan atau independen di ajang Pilkada Serentak 2020 tidak memenuhi syarat atau TMS berdasarkan tujuh kategori. Dan dari jumlah tersebut, sebanyak 7.026 pendukung diantaranya ternyata didapati telah meninggal dunia," kata Zaki Hilmi seperti dilansir Antara, di Bandung, Jumat (17/7/2020).

Zaki memastikan pihaknya telah melakukan verifikasi faktual langsung ke sejumlah pemakaman nama-nama yang bersangkutan dan juga melakukan verifikasi kepada pihak keluarga untuk memastikan bahwa nama-nama yang bersangkutan memang telah meninggal dunia.

"Dan yang terpenting adalah adanya kesaksian. Kita otomatis melakukan pencoretan untuk data orang meninggal yang masuk dalam data dukungan," kata Zaki.

Menurut Zaki, data ribuan orang meninggal yang memberikan dukungannya itu tersebar di Kabupaten Indramayu sebanyak 1.463 nama, Kabupaten Tasikmalaya sebanyak 193 nama, Kabupaten Karawang sebanyak 4.895 nama, dan Kabupaten Cianjur sebanyak 475 nama.

Diketahui lima bakal pasangan calon perseorangan akan berlaga di Pilkada Serentak 2020 yakni Pilkada Kabupaten Indramayu, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Karawang, dan Kabupaten Cianjur.

Adapun kelima bakal pasangan calon perseorangan tersebut ialah;

  • Toto Sucartono-Dies Handika di Pilkada Indramayu.
  • Cep Zamzam Dzulfikar-Padil Karsoma di Pilkada Tasikmalaya
  • Endang-Agustian di Pilkada Karawang.
  • Muhamad Toha-Ade Sobari
  • Dadan Supardan-Irvan Helmi Khadafi di Pilkada Cianjur.

Sementara itu, selain orang yang telah meninggal, Zaki memaparkan mengenai jumlah data tidak memenuhi syarat dari enam kategori lainnya, yakni kategori pekerjaan terdapat 17 pendukung anggota TNI, 10 anggota polisi, 782 PNS, 782 penyelenggara pemilihan, dan 984 kepala/perangkat desa yang memang dilarang untuk memberikan dukungan.

Untuk data tidak memenuhi syarat lainnya, lanjut dia, sebanyak 60.822 pendukung tidak menyatakan mendukung dan mengisi form lampiran BA.5-KWK, 2.231 pendukung ganda internal, 3.228 pendukung data fiktif, dan 18.391 pendukung tidak dapat dipastikan keberadaannya.

Artike Menarik Lainnya:

Editor: Edi Hidayat

Tags

Rekomendasi

Terkini

Berawal Saling Tatap, ODGJ Bacok Tetangga di Kepala

Selasa, 23 April 2024 | 19:30 WIB
X