The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Anak Akidi Tio Diperiksa Lagi, Ini yang Dicecar Polisi Soal Dana Hibah Rp2 Triliun
Kiri: Anak dan menantu Akidi Tio diperiksa polisi (ANTARA/M RIEZKO BIMA ELKO) / Kanan: Penyerahan donasi Rp2 triliun Akidi Tio secara simbolis (Dok. Pemprov Sumsel)
News

Anak Akidi Tio Diperiksa Lagi, Ini yang Dicecar Polisi Soal Dana Hibah Rp2 Triliun

Selasa, 03 Agustus 2021 12:18 WIB 03 Agustus 2021, 12:18 WIB

INDOZONE.ID - Ditreskrimum Polda Sumatera Selatan masih mendalami kasus donasi Rp2 triliun dari almarhum Akidi Tio untuk penanganan Covid-19 di Sumsel.

Dana Rp2 triliun ini direncanakan mulai cair pada Senin (2/8/2021) menggunakan bilyet giro Bank Mandiri dari Heriyanti, putri Akidi Tio. Namun, hingga waktu yang ditentukan, uang tersebut belum cair karena kendala teknis.

Untuk diketahui, bilyet giro merupakan surat perintah kepada bank untuk memindahkan sejumlah dana ke rekening penerima.

Untuk itu, Polda Sumatera Selatan memanggil Heriyanti pada Senin kemarin untuk dimintai keterangan. Selain Heriyanti, menantu Akidi Tio, cucunya, dan dokter pribadi keluarga Profesor dr Hardi Darmawan juga diperiksa oleh polisi selama 8 jam.

Pemeriksaan baru dihentikan pada Senin (2/8/2021) malam karena waktu yang sudah larut. Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Supriadi belum bisa memastikan apakan bilyet giro Rp2 triliun itu bisa dicairkan atau tidak.

"Pagi ini akan dilanjutkan terkait pendalaman dengan pemeriksaan yang bersangkutan. Jadi kita masih belum bisa memberikan kepastian, apakah bilyet itu tidak bisa dicairkan atau belum," kata Supriadi, Selasa (3/8/2021).

Supriadi juga memastikan belum ada penetapan tersangka dalam kasus hibah Rp2 triliun ini.

"Makanya itu yang kita tanyakan kepada yang bersangkutan apakah ada kendala, sehingga kalau memang ada kendala, kita akan bantu proses penyelesaiannya," kata Supriadi.

Terkait uang Rp2 triliun dan bilyet gironya, Supriadi mengaku belum melihatnya, termasuk di mana lokasi uang Rp2 triliun tersebut.

"Ini kan kita masih pertanyakan dengan Ibu Heriyanti, kalau kita kan lebih cepat lebih bagus. Niatnya kan baik, masak kita harus perlakukan tidak baik? Bukan kita tangkap, Beliau kita undang untuk memberikan klarifikasi ke kita," kata Supriadi.

Diberitakan sebelumnya, Direktur Reskrimum Polda Sumsel Kombes Hisar Sialkagan mengatakan bahwa Heriyanti bahkan tetap menjanjikan uang itu akan cair pada hari ini, Selasa (3/8/2021).

Penyidik telah memeriksa semua keterangan yang diberikan empat orang itu, yang menjamin uang itu ada dan akan dicairkan, hari ini melalui bilyet giro Bank Mandiri.

"Tadinya seperti itu (pencairan dana) tapi kita dengarkan saja nanti," kata dia.

Menurut dia, sebelum dana itu pasti ada yang dibuktikan melalui pencairan, maka keempat orang, yaitu anak perempuan bernama Heriyanti, anak menantunya, Rudi Sutadi, cucu Tio dan dokter pribadi keluarga, dr Hardi Darmawan, akan dijaga ketat polisi.

"Semua keterangan dimaksimalkan untuk memenuhi konstruksi hukum terlebih untuk memastikan ada atau tidaknya dana senilai Rp2 triliun," imbuhnya.

"Jika pun tidak cair tidak masalah, akan diperiksa lagi karena masih dalam tahap pemeriksaan," kata Hisar.

"Masih kita selidiki dana tersebut baik keberadaannya maupun asal-usulnya dari mana, apakah dari luar negeri atau dari mana, kita belum tahu," tambahnya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Zega
Zega

Zega

Editor

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US