The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Tim Pansel Pilihan Presiden Jokowi Tuai Polemik, Pimpinan DPR RI Pasang Badan
Ilustrasi pemilu. (ANTARA FOTO)
News

Tim Pansel Pilihan Presiden Jokowi Tuai Polemik, Pimpinan DPR RI Pasang Badan

Dinilai sudah tepat.

Selasa, 12 Oktober 2021 18:33 WIB 12 Oktober 2021, 18:33 WIB

INDOZONE.ID - Wakil Ketua Komisi II DPR RI Luqman Hakim memandang Tim Panitia Seleksi (Timsel) calon anggota KPU-Bawaslu periode 2022-2027 yang dibentuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) terdiri dari tokoh-tokoh yang punya reputasi dan rekam jejak yang baik.

“Secara umum saya menilai tim seleksi KPU-Bawaslu RI yang dibentuk Presiden Jokowi ini terdiri dari tokoh-tokoh yang memiliki reputasi dan rekam jejak yang baik, memiliki kredibilitas dan integritas, memahami masalah pemilu serta memiliki kemampuan melakukan rekrutmen dan seleksi,” kata Luqman kepada wartawan, Selasa (12/10/2021).

Luqman menuturkan bahwa pembentukan tim seleksi KPU-Bawaslu RI oleh Presiden didasarkan pada Pasal 22 UU 7 tahun 2017 tentang Pemilu. Pada ayat (3) Pasal ini, disebutkan anggota tim seleksi terdiri dari 3 orang unsur pemerintah, 4 orang unsur akademisi dan 4 orang unsur masyarakat.

Dari komposisi anggota tim seleksi, unsur pemerintah diwakili Juri Ardiantoro yang juga Deputi IV KSP, Edward Omar Sharif Hiariej Wakil Menteri Hukum dan HAM dan Bahtiar Dirjen Politik dan Hukum Kemendagri.

“Sebagai unsur pemerintah di dalam tim seleksi, mereka bertiga memiliki latar belakang dan keilmuan yang kuat dibidang politik dan hukum, terutama menyangkut kepemiluan,” tutur dia.

Politisi PKB ini berkata,  Juri Ardiantoro, sebagai Ketua Tim Seleksi dari unsur pemerintah memiliki sejarah panjang aktifitas di bidang kepemiluan.  Sebelum menjadi anggota dan Ketua KPU RI, Juri Ardiantoro aktif bergelut pada berbagai kegiatan peningkatkan kualitas pemilu, diantaranya menjadi Sekjend Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP).

Dilanjutkan Luqman untuk sosok Edward Omar Sharif Hiariej, orang hebat dari UGM yang kini menjadi Wakenkumham RI. Dalam usia 37 tahun meraih gelar profesor dan juga ahli hukum yang sering menjadi rujukan pendapat hukum secara nasional.

“Bahtiar, selain menjabat Dirjen Polkum Kemendagri, saat ini dia menjabat sebagai Ketua Umum Masyarakat Ilmu Pemerintahan Indonesia (MIPI), sebuah organisasi yang telah banyak memberi kontribusi bagi reformasi sistem tata kelola pemerintahan sejak tahun 1990-an,” jelas Luqman.

Maka dari itu Luqman memandang tim pansel calon anggota KPU dan Bawaslu ini bisa dibilang the dream team. Ia optimis nantinya seleksi tersebut menthasilkan anggota KPU-Bawaslu yang kompeten hingga berintegritas.

“Meski tim seleksi ini bisa dibilang the dream team, saya tetap meminta masyarakat untuk mengawal ketat proses rekrutmen dan seleksi calon anggota KPU-Bawaslu RI,” tuturnya.

“Dengan partisipasi masyarakat yang kuat, harapan Presiden Jokowi dan rakyat Indonesia agar tim seleksi menghasilkan calon anggota KPU-Bawaslu RI yang kompeten, profesional dan berintegritas, akan menjadi kenyataan,” tambah dia.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
JOIN US
JOIN US