The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Fakta Rektor Unipar Profesor RS Ingin Cium Bu Dosen, Dibukakan Pintu Kamar Langsung Nyosor
Ilustrasi kamar hotel. (ist)
News

Fakta Rektor Unipar Profesor RS Ingin Cium Bu Dosen, Dibukakan Pintu Kamar Langsung Nyosor

Sabtu, 19 Juni 2021 18:50 WIB 19 Juni 2021, 18:50 WIB

INDOZONE.ID - Mantan Rektor Universitas PGRI Argopuro (Unipar) Jember, Profesor Dr. H. M. RS akhirnya mengakui bahwa dirinya memang ingin mencium HI, salah satu dosen perempuan yang bertugas di Unipar.

Pengakuan itu disampaikannya kepada wartawan saat jumpa pers hari Sabtu (19/6/2021).

Saat itu, di sebuah hotel di Pasuruan tempat mereka menginap dalam rangka acara Diklat PGRI Jawa Timur, Profesor RS yang sedang lapar dan ingin makan, bermaksud mengajak makan dosen HI yang ketika itu berada di dalam kamarnya.

"Saya ketuk kamar Mbak HI untuk mengajak makan karena waktunya makan dan saat pintu kamar dibuka, tiba-tiba saya spontan ingin mencium dia, namun yang bersangkutan mengelak, sehingga saat itu juga saya meminta maaf dan keluar," katanya, seperti dilansir Antara.

Namun, Profesor RS membantah bahwa pelecehan seksual sudah dilakukannya sejak di dalam mobil dalam perjalanan mereka dari Jember menuju Pasuruan.

Salah satu tuduhan pelecehan seksual di dalam mobil adalah ketika kakinya menyentuh tangan dosen HI.

"Saat itu kaki saya capek dan butuh untuk meluruskan kaki, sehingga tanpa sengaja kaki saya menyenggol tangannya karena yang bersangkutan duduk di depan di samping sopir, sedangkan saya duduk bersama dosen laki-laki lainnya, sehingga tidak mungkin saya melakukan itu,"  kata RS.

RS telah resmi mengundurkan diri dari jabatan rektor Unipar per tanggal 17 Juni 2021. Namun, sebelum benar-benar mengundurkan diri, ia sempat menyatakan bahwa desakan agar ia mundur adalah berlebihan. 

"Saya khilaf dan meminta maaf," ujar RS.

Dosen tersebut lantas melaporkan perbuatan Profesor RS kepada pihak rektorat.

Hingga akhirnya, setelah didesak mundur oleh pihak kampus, Profesor RS pun resmi mengundurkan diri per tanggal 17 Juni 2021.

"Beliau (Profesor RS) menanggalkan jabatannya agar kampus tidak turut terseret ke dalam masalah dugaan tindakan tersebut," kata Kepala Biro III Unipar, Dr Ahmad Zaki Emyus.

Posisi Prof RS kini digantikan oleh Budi Hadi Prayogo.

Artikel Menarik Lainnya:


TAG
Abul Muamar
Abul Muamar

Abul Muamar

Editor

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US