The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

PDIP Tegaskan Bupati Nganjuk Bukan Kader dan Tidak Punya KTA 
Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat/kanan (Instagram Istri/@yunisohia_)
News

PDIP Tegaskan Bupati Nganjuk Bukan Kader dan Tidak Punya KTA 

OTT KPK.

Senin, 10 Mei 2021 18:28 WIB 10 Mei 2021, 18:28 WIB

INDOZONE.ID - Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Djarot Saiful Hidayat menyatakan, Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat bukanlah kader dari PDIP.

“Jadi (Bupati) Nganjuk itu bukan kader partai,” ujar Djarot saat dihubungi wartawan, Senin (10/5/2021).

Diketahui Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat terkena operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Baca juga: Tega, Istri Melahirkan Suami Malah Selingkuh dengan Wanita Lain, Tinggalkan Anak Istri 

Djarot melanjutkan, Bupati Nganjuk Novi Rahman hanya mengaku-mengaku saja sebagai kader partai berlogo banteng ini. Padahal sejatinya dia tidak pernah ikut serta dalam kegiatan PDIP.

"Hanya datang sekali saja (di Muscab PDIP). Ngaku-ngaku gitu. Selama ini proses partai enggak pernah ikut," tuturnya.

Maka dari itu, anggota Komisi II DPR RI ini menduga Novi Rahman tidak memiliki kartu tanda anggota (KTA) PDIP. Dengan demikian yang bersangkutan hanya mengaku saja.

"Jadi kelihatannya enggak punya (tidak punya KTA PDIP)," tandasnya.

Diketahui, Novi terjaring OTT yang digelar KPK bersama dengan Bareskrim Polri pada Senin dini hari diduga terkait dengan kasus dugaan korupsi lelang jabatan di lingkungan Pemkab Nganjuk, Jawa Timur.

Pasca-OTT, Bupati Nganjuk diperiksa bersama pihak-pihak lainnya yang turut ditangkap. Sesuai KUHAP, KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status dari pihak-pihak yang ditangkap tersebut.

Artikel menarik lainnya

TAG
Susi Fatimah
Harits Tryan Akhmad
JOIN US
JOIN US