Jokowi Sebut Bebas Visa Bisa Dorong Hubungan Masyarakat Asean-Korea
photo/ANTARA FOTO/Setpres/Muchlis Jr
News

Jokowi Sebut Bebas Visa Bisa Dorong Hubungan Masyarakat Asean-Korea

Rabu, 27 November 2019 00:34 WIB 27 November 2019, 00:34 WIB

INDOZONE.ID - Presiden Joko Widodo meyebutkan bahwa konektivitas masyarakat ASEAN dan Korea perlu didorong kebijakan bebas visa saat bicara dalam pertemuan KTT peringatan 30 Tahun Kerja Sama Kemitraan ASEAN-Republik Korea (ASEAN-ROK) 2019, Selasa (26/11).

"Ke depan, kita dorong konektivitas antarmasyarakat melalui bebas visa kunjungan dalam mendukung target 15 juta pertukaran masyarakat ASEAN-Korea," kata Presiden Jokowi dalam forum yang membahas Connectivity. 

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, usai mendampingi Presiden dalam KTT menjelaskan kepada wartawan di Busan, Presiden menyebutkan bahwa selain "hard connectivity" yaitu pembangunan infrastruktur jalan dan sebagainya, ada hal yang tidak kalah penting, yaitu soft connectivity.

"Soft connectivity itu artinya yang terkait dengan manusia. Dalam hal ini, Presiden mengatakan kembali mengenai pentingnya bagi ASEAN dan Korea memiliki rezim visa bebas sehingga dapat mempererat hubungan antarmanusia dan ini juga disebut oleh beberapa pemimpin ASEAN," katanya.

Retno juga mengatakan "soft conectivity" ini juga terkait pendidikan yang bisa menjadi jangkar penyangga hubungan yang lebih sustainable.

Menlu mengungkapkan bahwa pemikiran yang dikemukan Presiden dalam forum KTT ASEAN-ROK ini mendapat tanggapan positif, baik dari Presiden Korsel Moon Jae-in dan para pemimpin ASEAN.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Kana
Kana

Kana

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU