The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Menkominfo Minta Netflix Berikan Biaya yang Kompetitif
ilustrasi nonton Netflix (photo/Pixabay/@Jade87)
News

Menkominfo Minta Netflix Berikan Biaya yang Kompetitif

Kamis, 30 Januari 2020 22:33 WIB 30 Januari 2020, 22:33 WIB

INDOZONE.ID - Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate meminta layanan video streaming Netflix menghadirkan biaya yang kompetitif.

“Tentu berharap agar biayanya menjadi lebih kompetitif,” ujar Johnny dalam Kominfo Connect 2020 di Jakarta, Kamis (30/1).

Menurut Johnny, saat ini pasar Netlfix masih sangat besar sehingga harga yang lebih kompetitif akan menjangkau daya beli yang lebih luas. Meski begitu, dia menyerahkan keputusan tersebut kepada perusahaan.

“Tentu untuk menjangkau daya beli di Indonesia, pasar besar itu, keekonomian itu atau harga itu adalah keputusan perusahaan dengan seluruh pertimbangan. Tentu kita serahkan kepada perusahaan. Kalau ditanya kualitas yang baik, pasarnya yang besar, harganya kompetitif kan bagus,” kata dia.

Netflix memiliki empat paket berlangganan Netflix terdiri dari Ponsel (Rp49.000), Dasar (Rp109.000), Standar (Rp139.000), Premium (Rp169.000).

Sebagai perbandingan, paket berlangganan bulanan layanan video streaming Hooq berkisar Rp30.000 hingga Rp75.000. Sementara, layanan video streaming Viu membanderol Rp30.000 untuk langganan per bulan.

Lebih lanjut, Johnny menyatakan dukungannya terhadap Netflix untuk menghadirkan beragam jenis film di Indonesia.

“Saya mendukung Netflix untuk menghadirkan beragam jenis film di Indonesia agar pemirsanya mempunyai banyak pilihan,” ujar dia.

Namun, Johnny memberi catatan khusus pada Original Netflix dan License Netflix. Dia menjelaskan Original Netflix adalah film-film yang dihadirkan, baik asing maupun film Indonesia, yang hak ciptanya berada di Netflix.

Artikel Menarik Lainnya: 

TAG
Kana
Kana

Kana

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US