The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Kapuspen TNI Sebut Tim Pencarian KRI Nanggala-402 Tersebar di 9 Titik
Kapuspen TNI Mayjen TNI Achmad Riad (kiri), Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono (tengah) dan Kepala Dinas Penerangan TNI AL Laksma TNI Julius Widjojono (kanan) memberikan keterangan pers di Bali, Jumat (23/4/2021). (photo/ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)
News

Kapuspen TNI Sebut Tim Pencarian KRI Nanggala-402 Tersebar di 9 Titik

Jumat, 23 April 2021 21:52 WIB 23 April 2021, 21:52 WIB

INDOZONE.ID - Kapuspen TNI Mayor Jenderal TNI Achmad Riad mengatakan bahwa  tim pencarian KRI Nanggala-402 sudah tersebar di sembilan titik wilayah Perairan Bali bagian utara.

"Data yang kami terima sampai sore hari ini ada sembilan titik. Sembilan titik itu termasuk ada yang tumpahan maupun daya magnetnya sangat kuat. Jadi ada sembilan 9 titik tersebar radiusnya jadi jaraknya 23 nautical mile (NM), kurang lebih mungkin sekitar 10 NM luasan," kata Kapuspen TNI Mayor Jenderal TNI Achmad Riad dalam konferensi pers di Base Ops Lanud Ngurah Rai, Jumat (23/4) dikutip dari ANTARA.

Ia mengatakan, selain sebaran titik pencarian, untuk perizinan bantuan kapal dari luar negeri juga sudah terselesaikan, di antaranya kapal Poseidon dari Amerika Serikat dan juga HMAS Ballarat dan HMAS Sirius dari Australia.

Baca juga: Bantu Pencarian KRI Nanggala yang Hilang Kontak, Basarnas Tambah Satu Kapal Lagi

"Kapal Poseidon, Amerika Serikat dan kapal Australia sudah approve. Jadi semuanya sudah clear, dan untuk perjalanannya juga semua sudah ada," katanya.

Terkait dengan alat keselamatan KRI Nanggala-402, Mantan Komandan KRI Nanggala-402 Letkol Laut (P) Anshori menjelaskan bahwa alat keselamatan sudah lengkap dan sesuai dengan standar internasional yang diberlakukan seluruh kapal selam di dunia.

"Jadi seluruh peralatan-peralatan ini disesuaikan dengan jumlah personel yang ada di dalam kapal, termasuk 53 personel tersebut. Jadi kalau ada personel selain dari 53 orang itu maka personel dari kapal selam di situ otomatis akan dikurangi karena akan menyesuaikan dengan jumlah peralatan keselamatan yang tersedia di dalam kapal," katanya.

Selain itu, Mantan Kepala Kamar Mesin KRI Nanggala Mayor Laut (T) Ignatius mengatakan ada dua jenis escape di dalam kapal selam. Pertama, rush escape dan tower escape.

"Rush Escape adalah keluarnya awak kapal selam apabila dalam kapal terjadi flooding atau air di luar badan kapal masuk ke dalam badan kapal. Sedangkan Tower Escape ialah yang dilaksanakan hanya dengan menggunakan baju MK11," katanya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Kana
Kana

Kana

Editor
JOIN US
JOIN US