The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Pelantikan Anggota KPU-Bawaslu RI Diharapkan Bisa Akhiri Polemik Penundaan Pemilu
Presiden Jokowi (kiri) memberi ucapan selamat kepada Komisioner KPU dan Bawaslu periode 2022-2027 usai pelantikan di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (12/04/2022). (Dok. Setpres-Lukas)
News

Pelantikan Anggota KPU-Bawaslu RI Diharapkan Bisa Akhiri Polemik Penundaan Pemilu

Rabu, 13 April 2022 08:41 WIB 13 April 2022, 08:41 WIB

INDOZONE.ID - Presiden Jokowi sudah melantik anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) periode 2022-2027. Pelantikan ini pun dianggap mengakhiri polemik penundaan Pemilu dan perpanjangan masankabatan presiden.

“Dengan dilantiknya secara resmi anggota KPU RI dan Bawaslu RI masa Jabatan Tahun 2022-2027 akan dapat mengakhiri polemik  penundaan Pemilu dan wacana perpanjangan masa jabatan Presiden,” kata Anggota Komisi II DPR RI Guspardi Gaus kepada Indozone, Rabu (13/4/2022).

Guspardi menyatakan, Komisi II sejak awal adalah tegak lurus dengan amanah konstitusi dan UUD 1945. Karena tidak pernah berbicara mengenai wacana penundaan dan perpanjangan masa jabatan presiden. 

“Komisi II DPR RI tetap komitmen terhadap apa yang telah diputuskan bersama dengan Pemerintah dan Penyelenggara Pemilu sebelumnya. Bahwa pemungutannya pada tanggal 14 Februari 2024, Pilkada pada tanggal 27 November 2024,” tutur Politisi PAN ini.

Selain itu dia berharap anggota KPU-Bawaslu yang baru dilantik harus fokus bekerja mempersiapkan tahapan-tahapan Pemilu 2024. Penyelengaraan Pemilu mendatang dipandang lebih berat daripada Pemilu 2019 lalu. 

Nantinya, dalam satu tahun, akan ada dua kali pesta demokrasi ditahun yang sama. Di mana pemilihan umum ( Pileg & Pilpres) yang akan digelar 14 Februari 2024 dan pemilihan kepala daerah serentak yang akan digelar 27 November 2024.

Baca Juga: Kronologi Kecelakaan Rombongan KSAD di Merauke: Akibat Sopir Mengantuk

“Ini menjadi tantangan bagi penyelenggara pemilu yang baru dilantik  harus segera bekerja dengan cepat, efektif dan efisien,” beber Guspardi.

Selain itu Gusprdi berpesan kepada anggota KPU  dan Bawaslu Priode 2022-2027 agar bisa membawa energi dan semangat yang membuahkan proses pelaksanaan pemilu yg demokratis,  jurdil dan luber. Tentu harus dilandasi dengan penyelenggara yang profesional,  independen, dan punya kapasitas, kapabilitas serta integritas yang tinggi.

“Semua stake holder harus  berkomitmen mensukseskan Pemilu yang demokrtis, tidak sekedar prosedural, tetapi pemilu yang benar-benar langsung, umum, bebas dan rahasia serta tidak terintervensi oleh pihak manapun," tandasnya.

Artikel Menarik Lainya:

TAG
Fahmy Fotaleno
Indozone
Harits Tryan Akhmad

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US