2.000 Napi di Riau Keluar Dari Penjara
Gubernur Riau Syamsuar (kiri) menerima salinan keputusan dari Kalapas Klas IIA Pekanbaru, Kamis (2/4). (ANTARA/Anggi Romadhoni)
News

2.000 Napi di Riau Keluar Dari Penjara

Kamis, 02 April 2020 16:54 WIB 02 April 2020, 16:54 WIB

INDOZONE.ID - Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Riau menyatakan sekitar 2.000 narapidana yang tengah menjalani hukuman penjara di berbagai lembaga pemasyarakatan di Bumi Lancang Kuning itu akan segera menghirup udara bebas.

Kebijakan ini sendiri merujuk pada Permenkum HAM Nomor 10 Tahun 2020 tentang Syarat Pemberian Asimilasi dan Hak Integrasi bagi Narapidana dan Anak dalam Rangka Pencegahan dan Penanggulangan Penyebaran COVID-19.

"Di seluruh Riau ada sekitar 2.000 orang," kata Kepala Kanwil Kemenkumham Riau Lucky Agung Binarto di Pekanbaru, Kamis.

Hal ini sendiri di dasari atas Lapas dan Rutan di 12 kabupaten dan kota seluruh Provinsi Riau sudah penuh sesak karena dijejali sebanyak 12.845 napi. Maka dari itu, Lucky mengatakan jika satu di antara napi itu yang terjangkit wabah Corona sementara kondisi ruang tahanan yang sempit jelas akan membahayakan ribuan lainnya.

Meski nantinya telah dibebaskan, pihaknya akan tetap melakukan pengawasan oleh tim dari Balai Pemasyarakatan. "Mereka yang sudah dibebaskan, mereka wajib lapor. Pihak dari Bapas lah yang akan melakukan treatment dan kontrol," terang Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Riau, Maulidi Hilal.

Namun beruntung, karena dari belasan ribu para napi, tak ada yang terjangkit COVID-19, ujar Hilal.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Muhammad Alfath Ishari
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US