Polisi Bantah Rekayasa Penangkapan Kasus Narkoba yang Viral
Screenshoot/Facebook/Pengen Piral
News

Polisi Bantah Rekayasa Penangkapan Kasus Narkoba yang Viral

Putri
Jumat, 08 November 2019 11:17 WIB 08 November 2019, 11:17 WIB

INDOZONE.ID - Baru-baru ini beredar sebuah video tentang penangkapan seseorang yang diduga terlibat dalam kasus narkoba. Video itu diunggah oleh pemilik akun Facebook bernama Munx Guevara. Melihat video ini, banyak netizen menuding bahwa polisi melakukan rekayasa dalam penangkapan itu.

Terkait dengan hal ini, Kapolsek Cengkareng Komisaris Polisi Khoiri membenarkan bahwa video yang tengah viral di masyarakat terkait pengungkapan kasus narkoba dan tidak ada rekayasa di dalam penangkapan yang viral di medsos itu, melainkan salah tangkap.

"Iya benar, kalau enggak salah hari Selasa (5/11)," kata Khoiri.

Dilansir dari ANTARA, Khoiri mengungkapkan bahwa kasus ini bermula dari pengembangan jajaran tim narkotika yang menangkap tersangka bernama Ujang di Perumahan Mutiara Taman Palm Blok B Cengkareng Barat.

"Disita barang bukti tiga paket kecil Sabu. Selanjutnya dilakukan pengembangan dan berhasil menangkap Putra di Perumahan Mutiara Taman Palm Blok A Cengkareng sekitar Jam  00.30 WIB," kata Khoiri, Jakarta, Kamis (7/11/2019).

Setelah itu tim polisi mengamankan dua orang tersangka yang bertindak sebagai pengedar narkoba. Mereka mengaku sering bertransaksi di wilayah tersebut. Oleh sebab itulah, anggota Unit Narkoba Polsek Cengkareng mendatangi lokasi untuk memburu seseorang yang diduga sebagai kurir dari dua pengedar tersebut.

khoiri
Screenshoot/Facebook/Pengen Piral

"Saat tim melakukan observasi dan ternyata memang benar di lokasi barang itu ada di situ. Di dekat lokasi itu ada seorang pria yang sedang bermain ponsel makanya turut kami amankan," ujar Khoiri.

Setelah melakukan penangkapan terhadap dua tersangka itu, polisi kemudian melakukan proses pendalaman dan pengembangan. Polisi kemudian mendapatkan petunjuk bahwa peredaran narkoba itu dikendalikan oleh seseorang terpidana bernama Somin. Somin kini diketahui berada di Lapas Tangerang.

"Pada saat kedua pelaku tersebut di Interogasi, Somin menanyakan kejelasan pesanan dua gram yang sudah dipesan sebelumnya dan disepakati bahwa shabu tersebut akan dikirim dengan cara yang sudah biasa yaitu dengan sistem tempel, dimana Tsk Ujang tinggal mengambil di depan Toko Marmo Tegal Alur Jalan Lingkungan 3 Kali Deres, tempat biasanya," papar dia.

Setelah menerima informasi itu,  aparat langsung melakukan pengecekan ke lokasi. Dalam perjalan menuju lokasi, Somin mengatakan bahwa pesanan sabu milik dua tersangka lainnya diletakkan di dalam bungkus rokok dibawah rantai pagar.

"Pada saat team Narkoba observasi dengan mendekati lokasi tersebut tidak ada siapa-siapa dan hanya dilakukan pemantauan saja, dengan menunggu situasi beberapa lama dan tidak ada orang yang mendekati lokasi tersebut," ujar dia.

Proses selanjutnya yang dilakukan oleh Khoiri dan timnya ialah mengecek apakah benar ada dua paketan sabu di bawah rantai pagar.

"Selanjutnya Team Narkoba kembali ke lokasi depan Toko Marmo Tegal Alur Jalan Lingkungan 3 Kali Deres untuk mengecek lagi, memastikan dan menyisir lokasi dengan tujuan mencari pelaku yang telah meletakan sabu dibawah rantai pagar suruhan Somin. Sewaktu mendekati lokasi ada seseorang yang sedang duduk sambil memainkan Hp dan atas petunjuk tersangka UJANG bahwa orang tersebut adalah kurirnya," papar dia.

"Sehingga terhadap orang tersebut langsung diamankan dan disuruh mengambil bungkusan Rokok Sampurna Mild yang didalamnya ada Sabunya," sambungnya.

narkoba
Screenshoot/Facebook/Pengen Piral

Dari hasil pengamanan di lokasi inilah didapatkan seseorang berinisial AE yang diduga menjadi kurir narkoba. Khoiri menjelaskan jika penangkapan pelaku AE ini sudah dilakukan sesuai prosedur. Polisi memiliki waktu 3x24 jam untuk melakukan pemeriksaan.

"Kalau tidak kita amankan, dikhawatirkan yang sudah kita amankan dua orang ini akan curiga. Kenapa orang itu tidak kita amankan? Karena lokasinya di dekat barang bukti dan kita tidak mengenal orang itu," tuturnya.

Namun setelah dilakukan proses pemeriksaan, AE dinyatakan tak terlibat dalam kasus narkoba. Polisi kemudian memulangkan AE. AE mengatakan bahwa saat itu, ia hanya mencari sinyal WIFI gratis.

"Ternyata setelah kita periksa dia sedang cari Wifi gratis dan belum sampai 24 jam sudah kami pulangkan dan didampingi keluarganya juga," kata Khoiri.

"Untuk memastikan kebenaran dan tidak adanya rekayasa terhadap Ade Gubawan dengan kesadarannya datang ke Polsek Cengkareng membuat Testimoni pengakuan yang sebenarnya bahwa tidak adanya rekayasa, tekanan dan paksaan dari Penyidik Polsek Cengkareng serta tidak mempermasalahkan bahwa sebelumnya dirinya diamankan," ungkap dia.

Sebelumnya sempat beredar sebuah video yang memperlihatkan penangkapan seorang pria saat menggunakan ponsel di pinggir jalan.Video berdurasi 5 menit itu diunggah di akun media sosial "Facebook" bernama Munx Guevara. Dalam video itu tertulis pria yang mengenakan kaos dan celana pendek itu adalah rekannya yang ditangkap polisi karena diduga pengguna narkoba.

Kejadian itu disebutkan terjadi di kawasan Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat. Dalam video itu terlihat AE sedang berada di teras rumah di pinggir jalan pada malam hari, kemudian ditangkap oleh dua polisi berpakaian sipil yang membawa senjata. Salah seorang polisi juga terlihat seperti mengambil sesuatu dari sekitar lokasi penangkapan.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Putri
Putri

Putri

Editor

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU