The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Polisi Gandeng P2TP2A, Periksa Psikologi Wanita Viral Dilecehkan di Bandara Soetta
Ilustrasi pelecehan. (INDOZONE)
News

Polisi Gandeng P2TP2A, Periksa Psikologi Wanita Viral Dilecehkan di Bandara Soetta

Dilakukan pemeriksaan.

Selasa, 22 September 2020 15:40 WIB 22 September 2020, 15:40 WIB

INDOZONE.ID - Jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres Bandara Soekarno Hatta (Soetta) hingga kini masih mendalami kasus viralnya seorang wanita yang mengaku dilecehkan saat melakukan rapid test di Bandara Soetta. Terbaru, polisi menggandeng Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) untuk memeriksa psikologi dari korban.

"Kita lakukan pemeriksaan hari ini, pemeriksaan P2TP2A," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (22/9/2020).

Yusri mengatakan pemeriksaan yang dilakukan P2TP2A bertujuan untuk mengetahui kondisi psikologi korban pasca dilecehkan. Hasil pemeriksaan itu tentunya juga untuk melengkapi berkas perkara kasus ini.

"Ini yang sementara kita lakukan pemeriksaan untuk psikologi ya sebagai kelengkapan alat bukti kita, P2TP2A Gianyar Bali," ungkap Yusri.

Seperti diketahui, pengguna Twitter dengan akun @listongs mengaku menjadi korban pelecehan saat menjalani rapid test di Bandara Soekarno Hatta. Tak hanya dilecehkan, dia juga mengaku diperas oleh pria yang diduga oknum dokter disana.

Kasus ini bermula saat korban ingin melakukan penerbangan dan berniat melakukan rapid test di Bandara Soetta. Hasil rapid itu menunjukan jika korban reaktif Covid-19 namun yang diduga oknum dokter itu menawarkan mengubah data hasil rapid test korban menjadi non reaktif dengan biaya sebesar Rp1,4 juta.

Setelah korban menyetujuinya, diduga oknum dokter itu langsung melakukan tindakan pelecehan terhadap korban. Korban langsung menceritakan kejadian itu di media sosial dan viral.

Dalam kasus ini, pihak kepolisian juga sudah jemput bola dengan mendatangi korban di Bali untuk melakukan pemeriksaan terkait kronologi kasus itu. Korban juga sudah resmi melaporkan kasus itu ke pihak kepolisian.


Artikel Menarik Lainnya:

TAG

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US