The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Lawan COVID-19, Musisi Hingga Olahragawan Minta Warga Disiplin Patuhi Protokol Kesehatan
Musisi Conrad Good Vibration berbicara dalam konferensi pers bersama Satgas COVID-19 di Graha BNPB, Jakarta, Sabtu (26/9/2020). (Photo/Dok. Gugus Tugas)
News

Lawan COVID-19, Musisi Hingga Olahragawan Minta Warga Disiplin Patuhi Protokol Kesehatan

Upaya mengurangi angka penularan COVID-19.

Sabtu, 26 September 2020 18:52 WIB 26 September 2020, 18:52 WIB

INDOZONE.ID - Demi menyelesaikan angka penularan COVID-19 tidak lagi bertambah semakin pesat, musisi hingga olahragawan meminta masyarakat agar selalu tetap disiplin untuk menerapkan protokol kesehatan.

Selain itu, mereka juga mengingatkan supaya masyarakat tetap mematuhi aturan itu secara optimal meski sedang melakukan aktivitas di luar rumah atau pun di dalam rumah.

"Untuk COVID-19 ini benar-benar kita harus mendisiplinkan diri kita," kata mantan atlet bulu tangkis Hariyanto Arbi dalam konferensi pers bersama Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 di Graha BNPB, Jakarta, Sabtu (26/9/2020).

Hariyanto juga mengatakan bahwa untuk memutus rantai penyebaran COVID-19, masyarakat harus benar-benar disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan dan mematuhi imbauan Satgas COVID-19 agar pandemi COVID-19 dapat segera diatasi.

Ia juga mengatakan bahwa COVID-19 bisa memengaruhi perekonomian masyarakat. Oleh karena itu, dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan, maka masyarakat ikut berkontribusi untuk menjaga pemulihan ekonomi Indonesia.

"Jadi, dampak medis dari COVID-19 itu antara meninggal atau sembuh. Tapi, dampak ekonominya itu paling ngeri," katanya.

"Patuhi protokol kesehatan. Patuhi apa yang sudah ditetapkan tim Satgas COVID-19, sehingga penyebaran COVID-19 bisa diputus, sehingga kita bisa kembali ke kehidupan normal lagi," tambahnya.

Di sisi lain, musisi Conrad Good Vibration melalui lagu ceria karyanya yang berjudul 'Tenang-tenang di rumah' juga mengajak masyarakat sebisa mungkin untuk tetap beraktivitas di dalam rumah.

"Waktu itu di Indonesia sendiri semuanya nyanyi yang sifatnya sedih-sedih. Kita sudah dapat masalah, dikasih lagu-lagu yang sedih. Jadi orang tambah stres, tambah panik. Malah imun pasti turun," katanya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Kana
M. Rio Fani
Kana

Kana

Editor
M. Rio Fani

M. Rio Fani

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US