The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Sederet Kasus Teror Sperma yang Pernah Terjadi di Indonesia
Ilustrasi teror sperma (Pexels/Nadezhda)
News

Sederet Kasus Teror Sperma yang Pernah Terjadi di Indonesia

Kamis, 16 September 2021 14:57 WIB 16 September 2021, 14:57 WIB

INDOZONE.ID - Aksi teror sperma tengah menjadi perbincangan netizen di media sosial.

Pasalnya, baru-baru ini terungkap kasus pelecehan seksual yang menjijikan itu yang dilakukan oleh seorang oknum dokter di Semarang, Jawa Tengah.

Teror sperma atau disebut semen terorism alias terorisme sperma merupakan pelecehan seksual yang dilakukan dengan memberikan dan mengoleskan cairan sperma pelaku ke barang-barang korban.

Kasus teror sperma memang jarang terdengar. Namun diketahui, beberapa kali kasus pelecehan seksual yang satu ini sempat terungkap di media sosial Tanah Air.

Berikut sederet kasus teror sperma yang pernah terjadi di Indonesia.

1. Teror sperma di dalam rumah

Kasus teror sperma pernah dialami seorang remaja perempuan berusia 14 tahun di Makassar, Sulawesi Selatan. 

Saat itu, pelaku yang mengendarai sepeda motor nekat masuk ke dalam rumah korban yang berada di kawasan perumahan Manggala.

Saat kejadian, kedua orang tua korban sedang tidak berada di rumah sehingga korban hanya sendiri di dalam rumah.

Di hadapan korban, pelaku memamerkan kemaluannya dan kemudian membuang spermanya ke arah korban.

2. Teror sperma di pinggir jalan

Teror sperma ini dialami oleh perempuan dewasa berinisial LR. Saat itu, korban tengah menunggu ojek online di Jalan Letjen Mashudi, Tasikmalaya sekira pukul 14.45 WIB.

Tiba-tiba korban dihampiri oleh seorang pria yang mengendarai sepeda motor.

Kemudian, pria tersebut melemparkan cairan sperma ke tubuh korban.

Aksi pelaku sempat viral di media sosial setelah diunggah oleh pria berinisial RF yang merupakan suami korban.

3. Teror sperma di dalam makanan

Kasus teror sperma yang paling baru ini dilakukan oleh seorang oknum dokter berinsial DP. Dia diduga memasukan cairan sperma ke dalam makanan korban, yakni istri dari temannya sendiri.

DP dan suami korban sudah berteman lama. Mereka juga rekan satu rumah kontrakan.

Aksi teror sperma ini diduga bermula pada Oktober 2020 lalu. Saat itu, korban merasa bentuk dan posisi makanannya selalu berubah-ubah.

Lalu, korban mengadu ke suaminya perihal makanan yang berubah. Namun, sang suami mengatakan hal itu terjadi karena kelakuan seekor kucing.

Korban yang tak yakin dengan alasan suaminya itu lantas berinisiatif memasang kamera tersembunyi di sekitar ruangan dimana mereka biasa meletakan makanan.

Dari kamera tersebut, didapat rekaman yang memperlihatkan aksi pelaku yang membuat makanan mereka selalu berubah-ubah.

Dalam video, terlihat saat itu korban sedang mandi. Lalu, pelaku mendekati ventilasi jendela kamar mandi korban.

Kemudian, pelaku langsung melakukan onani hingga klimaks. Setelahnya, pelaku mengambil cairan spermanya dan memasukan cairan semen itu ke dalam makanan korban.

Setelah mengetahui pelaku yang membuat makanannya selalu berubah-ubah, korban mengaku mengalami trauma berat. Akibatnya, korban mengalami gangguan susah tidur serta emosional.

Bahkan, korban sampai mengonsumsi obat anti depresan yang diresepkan psikiater.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Dina
Nanda
Dina

Dina

Editor
Nanda

Nanda

Writer
JOIN US
JOIN US