The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Tak Masalahkan Penolakan Sergub Kawasan Dilarang Merokok, Riza: Wajar Ada Pro & Kontra
Seorang relawan melakukan edukasi tentang bahaya merokok kepada kasir sebuah toko swalayan kecil (minimarket) saat kampanye "Cegah Perokok Anak" di Peta Barat Cengkareng, Jakarta, Rabu (17/3/2021). (photo/ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/ilustrasi)
News

Tak Masalahkan Penolakan Sergub Kawasan Dilarang Merokok, Riza: Wajar Ada Pro & Kontra

Selasa, 21 September 2021 23:57 WIB 21 September 2021, 23:57 WIB

INDOZONE.ID - Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria tak mempermasalahkan adanya penolakan pada Seruan Gubernur (Sergub) Jakarta Nomor 8 tahun 2021 tentang pembinaan kawasan dilarang merokok karena pro-kontra merupakan suatu hal yang wajar pada suatu kebijakan.

"Wajar ada yang pro dan yang kontra," tutur Riza di Balai Kota Jakarta, Selasa (21/9) dikutip dari ANTARA.

Riza yakin, jika banyak juga masyarakat yang mendukung kebijakan tersebut bahkan dari perokoknya, terutama di media sosial.

Hal itu karena ia menegaskan seruan itu dikeluarkan dengan tujuan kesehatan masyarakat.

"Tapi kalau mau jujur di media sosial lebih banyak yang mendukung, termasuk yang perokok banyak yang mendukung. Ini untuk kesehatan bangsa, anak-anak dan kesehatan masa depan bangsa kita," ujarnya.

Baca juga: Jadi Korban Penganiayaan, Polisi Pastikan Kasus Penistaan Agama M Kece Tetap Berjalan

Sebelumnya, Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) Tutum Rahanta menyebut Sergub itu berlebihan dan mengganggu iklim usaha.

Terlebih, dengan adanya penindakan dari Satpol PP ke gerai-gerai toko swalayan kecil (minimarket) dan besar (supermarket).

Alasannya, baik dari regulasi terhadap rokok maupun peredaran penjualannya sudah diatur sangat ketat.

"Berdagang di Indonesia itu penuh tantangan, kami selama ini sedikit dibantu tapi banyak diganggu, tapi pemerintah berharap adanya pertumbuhan saat ini karena pandemi. Kami sebagai ritel butuh kepastian usaha," ucap Dewan Penasihat Hippindo Tutum Rahanta dalam Webinar Aliansi Masyarakat Tembakau Indonesia (AMTI), Jumat (17/9).

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Kana
Kana

Kana

Editor
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US