Awas! Beli Barang Impor Lewat E-Commerce Lebih dari 3 Dolar Kena Pajak
Ilustrasi e-Commerce. (Reuters/Thomas White)
News

Awas! Beli Barang Impor Lewat E-Commerce Lebih dari 3 Dolar Kena Pajak

Ambang batasnya diturunkan pemerintah.

Rabu, 25 Desember 2019 12:23 WIB 25 Desember 2019, 12:23 WIB

INDOZONE.ID - Pemerintah melakukan penyesuaian nilai pembebasan atas barang kiriman dari e-commerce. Nilai ambang batas yang sebelumnya 75 dolar AS menjadi 3 dolar AS per kiriman.

Jadi, jika ada yang membeli barang impor lewat e-commerce melebihi 3 dolar AS akan dikenakan bea masuk dan pajak.

Saat ini, treshold barang kiriman di bawah 75 dolar AS diberikan bea masuk dan Pajak Dalam Rangka Impor dengan tarif 7,5 persen dan PPN 10 persen.

Selain itu, pembeli jugga PPH dikenakan tarif 10 persen, dengan catatan kalau memiliki NPWP. Kalau tidak bisa menunjukkan NPWP maka dikenakan tarif 20 persen. 

"Sehingga kalau ditotal range-nya antara 27,5 persen – 37 persen, tergantung bisa menunjukkan NPWP atau tidak," ujar Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Heru Pambudi, Selasa (24/12).

Heru kemudian menjelaskan, salah satu alasan kenaikan barang impor melalui e-commerce itu adalah karena banyak orang yang melaporkan atau mendeklarasikan Consignment Note (CN) di bawah 75 dolar AS. Padahal nilai barangnya lebih dari itu.

Namun, Heru menyebut ketentuan tersebut tidak berlaku atas tiga barang, yaitu tas, sepatu dan produk tekstil seperti baju. Untuk tiga barang tersebut, tarif PPN dan PPH-nya mengikuti bea masuk tarif normal.

Untuk melaksanakan ketentuan ini, Kementerian Keuangan akan bersinergi dengan platform marketplace. Kebijakan ini baru akan berlaku 30 hari setelah keputusan ditandatangani Menteri Keuangan. 

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Muhammad Wirawan Kusuma

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US