Menunggu Kepastian Penjemputan WNI di Diamond Princess
Diamond Princess (ANTARA/REUTERS/Yoshio Tsunoda)
News

Menunggu Kepastian Penjemputan WNI di Diamond Princess

Ini updatenya

Selasa, 25 Februari 2020 19:53 WIB 25 Februari 2020, 19:53 WIB

INDOZONE.ID - Sebanyak 9 WNI yang bekerja sebagai anak buah kapal (ABK) di kapal pesiar Diamond Princess telah dinyatakan positif Covid-19. Sedangkan nasib 69 WNI lainnya masih menunggu keputusan pemerintah. Sejauh ini pemerintah Indonesia telah memutuskan akan menjemput mereka namun opsinya masih disiapkan.

Diungkapkan oleh Sekretaris Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Kementerian Kesehatan, dr Achmad Yurianto, saat ini pemerintah masih melakukan rapat koordinasi terkait teknis penjemputan para WNI. Selain itu, masih diperlukan koordinasi diplomatik antara pemerintah dengan Jepang.

"Kita maklumi ini bukan sesuatu yang mudah. Pertama selalu ditemukan kasus positif. Kemudian menjadi perhatian khusus karena beberapa warga negara Amerika yang tadinya negatif menjadi positif lebih dari 21 orang setelah dievakuasi. Artinya harus berhati-hati," ujar Yurianto dalam telekonferensi, Selasa (25/2/2020) di Gedung Kemenkes, Jakarta Selatan.


Kondisi itu kemudian membuat pemerintah memikirkan rencana untuk melakukan observasi dua kali masa inkubasi alias 28 hari. Teknis observasi yang akan dilakukan pun nantinya akan berbeda menjadi lebih ketat. Nantinya dilakukan pengelompokan terhadap WNI yang pernah memiliki riwayat kontak langsung dengan pasien yang positif Covid-19 dengan yang tidak.

Pertimbangan lainnya menyangkut kepulangan adalah jumlah ABK yang cukup banyak di kapal pesiar Diamond Princess. Para ABK bukan hanya berasal dari Indonesia saja. Ada juga yang dari negara lain seperti India dan Hong Kong. Masing-masing negara juga akan menjemput para warganya.

"Ini kemudian butuh pengaturan terkait sarana angkut darat ke bandara karena tidak mungkin ABK menunggu seperti pejumpang umum. Butuh manajemen dan fasilitas tidak biasa. Membutuhkan penjadwalan ketat," ungkap Yurianto.


Menurutnya, hingga saat ini belum ada kepastian waktu penjemputan WNI di kapal pesiar Diamond Princess. Namun memang ada beberapa opsi yang telah disiapkan. Salah satunya menjemput menggunakan pesawat terbang milik Garuda Indonesia.

"Pesawat Garuda Indonesia memiliki registrasi penerbangan ke Jepang sehingga tidak membutuhkan izin khusus. Tapi hingga saat ini masih belum dapat kepastian kapan dijemput," pungkas Yurianto.


Artikel Menarik Lainnya:

TAG

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU