The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Video Gunting Bendera Merah Putih Disebar di TikTok, 4 Wanita Diciduk Polres Sumedang
Ibu-ibu gunting bendera merah putih. (Ist)
News

Video Gunting Bendera Merah Putih Disebar di TikTok, 4 Wanita Diciduk Polres Sumedang

Rabu, 16 September 2020 16:18 WIB 16 September 2020, 16:18 WIB

INDOZONE.ID - Empat wanita diciduk oleh Polres Sumedang menyusul viralnya video pengguntingan kain merah putih yang dianggap sebagai bendera merah putih di media sosial dalam beberapa jam terakhir.

Mereka yang diciduk adalah ISR (36 tahun), DYH (30 tahun), Ppn (50 tahun), dan An (51 tahun). Mereka semua adalah warga Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Dari laporan polisi, ISR merupakan pelaku yang mengunggah video tersebut ke aplikasi TikTok, DYH adalah pelaku yang merekam, Ppn adalah pelaku yang menggunting, sedangkan An adalah yang membantu memegangi bendera.

Mereka berempat diamankan setelah Unit Intel Kodim 0610/Sumedang melaksanakan pendalaman terhadap video berdurasi 35 detik itu.

Selain mengamankan empat wanita tersebut, Polres Sumedang juga menyita barang bukti berupa kain merah putih yang telah digunting, ponsel pintar yang dipakai untuk merekam, serta gunting.

Menurut hasil pemeriksaan, diketahui bahwa awalnya, DYH, seorang ibu yang memiliki anak autis berumur 5 tahun, konsultasi dengan guru les privat anaknya yang berinisial Yn, terkait kebiasaan anaknya yang tidak bisa melepaskan diri dari kain merah putih itu. Bahkan, tidur pun si anak harus ditemani bendera merah putih itu.

Oleh Yn, DYH diberi saran untuk memotong bendera tersebut ramai-ramai di hadapan si anak supaya si anak melupakan bendera tersebut. 

Kemudian pada Rabu, 15 September 2020, DYH, dibantu oleh dua pembantunya, Ppn dan An, lantas mengikuti saran dari guru les anaknya itu. Selama bendera itu digunting-gunting, DYH pun merekamnya sambil tertawa.

"Huuuu rusak huuu, ntar tahun depan beli lagi. Huuu sudah tidak musim lagi. Buang ke tempat sampah, buang," katanya saat merekam.

Setelah itu, video itu diunggah oleh ISR ke TikTok pada pukul 13.00 WIB dan dengan segera viral karena ditafsirkan sebagai pelecehan terhadap bendera negara.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Abul Muamar
Abul Muamar

Abul Muamar

Editor
JOIN US
JOIN US