The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Viral Pencurian Hand Sanitizer di Dalam Bus, Ternyata Pelaku Ngaku untuk Obati Kakinya
Aksi pencurian botol Hand Sanitizer. (Foto: Tangkapan Layar Instagram/@warung_jurnalis)
News

Viral Pencurian Hand Sanitizer di Dalam Bus, Ternyata Pelaku Ngaku untuk Obati Kakinya

Masalah diselesaikan dengan kekeluargaan.

Minggu, 24 Januari 2021 23:23 WIB 24 Januari 2021, 23:23 WIB

INDOZONE.ID - Belum lama ini media sosial dihebohkan dengan aksi pencurian botol penyanitasi tangan atau Hand Sanitizer yang terekam Closed-Circuit Television (CCTV) di sebuah bus Transjakarta. Tak lama berselang, petugas pun berhasil menangkapnya.

Seperti dilansir Antara, petugas keamanan TransJakarta menangkap terduga pelaku pencurian tersebut di dalam pada bus Mayasari rute Ragunan-Halimun, koridor 6, pada Rabu (20/1/2021).

"Petugas kami yang sedang berjaga dengan sigap langsung menangkap pelaku saat menunggu bus di Halte Polda," kata Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta), Sardjono Jhony Tjitrokusumo di Jakarta, Minggu (24/1/2021).

Dijelaskan, aksi pencurian itu sempat viral di media sosial dan pelaku diamankan petugas saat menunggu bus di Halte Polda menuju Blok M, Jakarta Selatan.

BACA JUGA: Aksi Penumpang Transjakarta Santai Masukkan Hand Sanitizer ke Tas Besar

Dua petugas di rute Blok M-Kota (Koridor 1), Fikri Afif dan Joko S, mengenali ciri pelaku dari pakaian yang dikenakannya saat melakukan aksinya.

Saat itu, pelaku terlihat mengenakan pakaian yang sama saat insiden pencurian berlangsung yakni setelan baju berwarna oranye, tas hitam dan topi merah.

Saat ditangkap, tidak ditemukan botol penyanitasi yang dicuri oleh pelaku. Petugas juga menanyakan motifnya melakukan pencurian. Kepada petugas pelaku mengaku akan menggunakannya untuk pengobatan kakinya yang sakit.

Setelah melakukan proses investigasi, kedua belah pihak memutuskan untuk menyelesaikan masalah tersebut secara kekeluargaan.

"Pelaku sudah membuat surat pernyataan resmi terkait kesalahannya. Selanjutnya sebagai efek jera, turut diberikan sanksi," kata Jhony tanpa merinci apa sanksi yang dimaksud.

Jhony menambahkan, agar kejadian serupa tidak berulang, pihaknya meningkatkan keamanan dan kenyamanan, pelanggan dengan menambah petugas keamanan di halte dan bus.

"Kami juga mengajak masyarakat khususnya pelanggan kami untuk turut berpartisipasi dalam menjaga fasilitas publik demi kepentingan bersama," kata Jhony.

Artikel Menarik Lainnya:
TAG
Edi Hidayat
Edi Hidayat

Edi Hidayat

Editor
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US