The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Kim Jong-un Ancam Penjarakan Warganya yang Nonton Drakor dan Panggil 'Oppa'"
Kim Jong-un (KCNA/via REUTERS)
News

Kim Jong-un Ancam Penjarakan Warganya yang Nonton Drakor dan Panggil 'Oppa'"

Kamis, 21 Januari 2021 15:57 WIB 21 Januari 2021, 15:57 WIB

INDOZONE.ID - Korea Utara akan menerapkan sanksi berat hingga ancaman penjara untuk warganya yang ketahuan menonton konten hiburan dari negara tetangga, Korea Selatan.

Dilansir Reuters, Kim Jong-un bahkan gerah mendengar kebiasaan warga Korsel yang memanggil Oppa untuk kakak laki-laki dan dong-saeng untuk adik perempuan dan saudara laki-laki.

Karena itulah, dalam UU baru Korea Utara yang berlaku sejak akhir 2020, Kim Jong Un melarang warga menonton Drama Korea dan menggunakan panggilan Oppa.

UU tersebut juga melarang warga Korea Utara untuk berbicara dan menulis seperti gaya orang Korea Selatan. Jika melanggar, hukuman penjara 15 tahun di sebuah kamp menanti warga.

Sementara itu, Daily NK melaporkan warga Korea Utara yang mengunggah atau menonton konten hiburan dari Korsel, akan dijatuhi hukuman seumur hidup.

Warga yang menonton konten hiburan dari AS atau Jepang lebih parah lagi, yaitu diancam hukuman mati.

Sanksi dan denda juga berlaku untuk membuat dan menyebarkan konten pornografi dan mengakses siaran yang tidak terdaftar di Korea Utara.

Jika ada anak-anak yang melanggar aturan tersebut, maka orangtuanya juga ikut bertanggung jawab. Kim Jong-un berharap aturan ini bisa membuat industri hiburan dalam negeri berkembang lebih baik.

Sementara itu, pembelot Korea Utara, Tae Yong-ho mengatakan bahwa pengaruh Korea Selatan mulai menyebar di kalangan warga Korea Utara.

"Pada siang hari, penduduk Korea Utara mungkin meneriakkan 'Hidup King Jong-un', tetapi pada malam hari mereka semua menonton drama dan film Korea Selatan," kata Tae dalam sebuah wawancara dengan Reuters.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Zega
Zega

Zega

Editor

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US