The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Kerap Ungkap Dunia Bawah Tanah Belanda, Wartawan Kriminal De Vries Ditembak di Kepala
Ilustrasi tembak dan ditembak. (Freepik).
News

Kerap Ungkap Dunia Bawah Tanah Belanda, Wartawan Kriminal De Vries Ditembak di Kepala

Alami cedera serius.

Rabu, 07 Juli 2021 14:27 WIB 07 Juli 2021, 14:27 WIB

INDOZONE.ID - Reporter kriminal terkemuka Peter R. de Vries ditembak dan terluka parah di sebuah jalan di Amsterdam, kata polisi, Selasa (6/7/2021). Peter R. de Vries sendiri dikenal karena karyanya dalam mengungkap dunia bawah tanah Belanda, mengutip Reuters.

"Peter R. de Vries ditembak jatuh di Lange Leidsedwarsstraat," kata polisi dalam sebuah pernyataan, mengacu pada jalan di dekat salah satu alun-alun kota terbesar, di mana De Vries berada di studio televisi pada malam sebelumnya.

Dia dibawa ke rumah sakit terdekat dalam "kondisi serius", kata polisi, meminta saksi mata untuk melapor.

Polisi telah menutup daerah itu ketika kerumunan orang berkumpul di dekat lokasi di mana insiden itu terjadi.

De Vries memenangkan Penghargaan Emmy internasional pada 2008 untuk karyanya yang menyelidiki hilangnya remaja Natalee Holloway di Aruba pada 2005.

Seorang tersangka penembak ditangkap tak lama kemudian, surat kabar Algemeen Dagblad melaporkan, mengutip sumber anonim.

Baca Juga: Merinding! Jasad Wanita Ditemukan di Dalam Mobil di Bogor, Polisi: Meninggal Tak Wajar

Polisi mengatakan mereka tidak dapat mengonfirmasi atau menyangkal laporan itu tetapi mereka berharap untuk menyampaikan kabar terbaru kepada publik pada Selasa malam.

Perdana Menteri Mark Rutte diperkirakan akan membuat pernyataan setelah bertemu dengan pejabat penegak hukum terkemuka setelah penembakan itu, kantor berita ANP melaporkan.

Penyiar Belanda RTL mengatakan De Vries baru saja meninggalkan studionya di pusat kota Amsterdam dan salah satu tembakan mengenai kepalanya.

Surat kabar Parool Amsterdam menerbitkan gambar pemandangan dengan beberapa orang berkumpul di sekitar seseorang yang tergeletak di jalan.

De Vries, 64, adalah sosok yang terkenal di Belanda, baik sebagai komentator di program kejahatan televisi dan reporter kriminal dengan sumber di penegakan hukum dan dunia bawah.

De Vries dikenal di Belanda untuk pekerjaan investigasi pada kasus yang tak terhitung jumlahnya, terutama setelah penculikan raja bir Freddy Heineken pada 1983.

De Vries telah menjadi sasaran ancaman dari dunia kriminal di masa lalu sehubungan dengan beberapa kasus.

Pada 2013 Willem Holleeder, penculik Heineken, dihukum karena membuat ancaman terhadap De Vries. Holleeder saat ini menjalani hukuman seumur hidup karena keterlibatannya dalam lima pembunuhan.

Pada 2019, Ridouan Taghi, yang saat ini diadili karena pembunuhan dan perdagangan narkoba, mengambil langkah yang tidak biasa dengan membuat pernyataan publik yang menyangkal laporan bahwa dia telah mengancam akan membunuh De Vries.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Susi Fatimah
M Fadli
M Fadli

M Fadli

Writer
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US