The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Ditembak Saat Mau Kabur, 3 Tersangka Pembunuh Sopir Truk Abdul Dani Sukses Dibekuk Polisi
Pelaku pembunuhan Abdul Dani seorang sopir truk di Desa Marindal ditangkap polisi. (Istimewa)
News

Ditembak Saat Mau Kabur, 3 Tersangka Pembunuh Sopir Truk Abdul Dani Sukses Dibekuk Polisi

Rabu, 28 Juli 2021 17:56 WIB 28 Juli 2021, 17:56 WIB

INDOZONE.ID - Pelaku pembunuhan terhadap sopir truk Abdul Dani Warga Sawah Dusun IV, Desa Marindal I, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang berhasil di bekuk polisi.

Tiga orang tersangka pembunuhan masing-masing DBLW alias Bendot (33), EFB (38) dan D (37) ditangkap Polsek Patumbak jajaran Polrestabes Medan.

Ketiganya warga Gang Sawah, Dusun IV, Desa Marindal I, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Rafles Langgak Putra membenarkan adanya penangkapan itu.

"Ketiga pelaku kami amankan setelah insiden kejadian, ketiganya kami amankan ditempat yang berbeda," katanya didampingi Kapolsek Patumbak, AKP Neneng Armayanti, Rabu (28/07/21).

"Ketiga tersangka ditangkap terpisah, di Langkat dan Kecamatan Namorambe, Deliserdang. Mereka berusaha menyerang petugas sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur," katanya saat konferensi pers, Rabu (28/7/21).

Dijelaskannya, peristiwa pembunuhan secara bersama itu diawali kedatangan korban bersama saksi AW ke rumah tersangka DBLW alias Bendot (33), Jalan Pertanian, Gang Sawah, Dusun IV Marindal I, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deliserdang pada Kamis (22/7/2021) sore.

"Kedatangan korban untuk menemui tersangka Bendot karena ada urusan galian dan spare part," jelas Rafles.

Saat itu, kebetulan tersangka D (37), datang ke rumah tersangka EFB (38), yang juga tetangganya di Jalan Pertanian, Gang Sawah Marindal I untuk mengambil sepeda motor Shogun yang disimpannya di kediaman temannya itu.

Ketika bertemu, korban langsung berteriak, "mana Bandot, mana Bandot".

Korban bersama saksi masuk ke rumah Bandot, disusul tersangka D. Pertengkaran terjadi hingga korban mencekik dan memukul tersangka Bandot.

Karena itu, tersangka D memukul wajah korban dua kali. D kemudian lari ke rumah Erwin sambil meminta bantuan.

"Bang Erwin bantu dulu ini Bendot".

Mendengar itu, EFB mengambil linggis dan mengejar korban.

Sedangkan tersangka Bandot mengambil pisau dapur di rumahnya.

Naas, korban terjatuh lalu ditikam Bandot di bagian dada. Sementara EFB menghantamkan linggis tersebut ke bagian kepala korban hingga terkapar bersimbah darah.

"Tersangka D saat itu ingin juga mengejar, namun ditahan istrinya," sebut Rafles.

Setelah itu, ketiga tersangka melarikan diri menggunakan Shogun yang belakangan diketahui bodong itu.

Mereka kemudian berpencar, dua tersangka ke Kabupaten Langkat dan satu ke Kecamatan Namorambe, Deliserdang.

"Dari tersangka disita barang bukti, 1 unit sepeda motor Shogun, 1 linggis, 1 pisau, 3 handphone (HP), 1 kaos, 1 celana, dan 1 sandal. Polisi menerapkan pasal 338 subsidair pasal 170 Jo pasal 351 ayat (3) dari KUHPidana dengan ancaman 20 penjara," pungkas Rafles.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fahrizal Daulay
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US