The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Terungkap Mural 'Tidak Senonoh' Wanita Bugil Gandengan Tangan, Ternyata Belum Selesai
Fakta Mural 'Tidak Senonoh' Wanita Bugil Gandengan Tangan. (photo/worldofbuzz)
News

Terungkap Mural 'Tidak Senonoh' Wanita Bugil Gandengan Tangan, Ternyata Belum Selesai

Rabu, 21 April 2021 12:41 WIB 21 April 2021, 12:41 WIB

INDOZONE.ID - Sebuah mural yang memperlihatkan wanita bugil di dinding Galeri Seni Kuala Selangor, Malaysia viral dan menjadi perbincangan netizen belum lama ini.

Sekelompok seniman yang membuat lukisan dinding di Jeram, Selangor itu mengungkapkan kekhawatirannya setelah seorang pengguna Facebook membagikan foto karya seni yang ternyata masih belum selesai itu.

Sebagaimana dikutip dari Malaymail, Rabu (21/04), mural yang terletak di taman seni di Sungai Buloh ini awalnya memperlihatkan tiga perempuan telanjang bergandengan tangan membentuk lingkaran.

Penampakan itu pun membuat pengguna media sosial geger dan menuduh seniman tersebut mempromosikan ketidaksenonohan.

mural wanita telanjang di malaysia
Facebook / Nor Zigan Zigan

Polisi turun tangan

Pihak kepolisian Kuala Selangor pun menungkap kasus ini dan membuka dokumen investigasi kasus lukisan mural tak senonoh di dinding Galeri Seni Kuala Selangor, dekat sini yang viral di media sosial.

Menurut Kepala Polisi Distrik Kuala Selangor Supt Ramli Kasa, anggota masyarakat telah mengajukan laporan polisi sekitar pukul 10 malam pada tanggal 19 April dan kasus tersebut sekarang sedang diselidiki berdasarkan Bagian 427 KUHP untuk pengkhianatan terhadap properti, dan Pasal 233 dari Undang-undang Komunikasi dan Multimedia 1998 untuk berbagi atau mendistribusikan konten pornografi.

mural bugil di malaysia
Facebook/Majlis Daerah Kuala Selangor

Ia menambahkan, proyek seni tersebut telah disetujui oleh Dewan Distrik Kuala Selangor (MDKS) pada 22 Maret, dan dimulai oleh Asosiasi Seni Target Kuala Selangor pada 12 April. Namun MDKS tidak diberi informasi seperti apa bentuk atau jenis mural yang akan dilukis di dinding tersebut.

Mengutip dari Bernama, Polisi juga mengatakan bahwa dari pemeriksaan pelukis menyatakan bahwa lukisan itu harus dilukis lapis demi lapis sampai selesai, tetapi tidak diindikasikan mengandung unsur-unsur yang dapat menimbulkan ketidakharmonisan antar ras atau menghina pihak manapun.

Sementara itu, MDKS dalam postingan Facebooknya mengatakan bahwa mereka menanggapi tuduhan pengguna media sosial tentang lukisan viral dengan sangat serius.

Mereka mengatakan bahwa mereka diberi tahu pada pukul 7 malam bahwa lukisan itu baru selesai 20% ketika viral di media sosial. MDKS menginstruksikan pelukis untuk segera menyelesaikan gambar bagian sensitif dalam waktu tiga jam.

Pelukis melaksanakan instruksi pada pukul 10 malam, yang membuat muralnya 40% selesai dan diharapkan selesai sepenuhnya pada 26 April.

TAG
Zal
Zal

Zal

Editor
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US