The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Mahfud MD Sebut Tidak Mudah Jadi Politisi dan Parpol yang Bersih
Mahfud MD. (Instagram/@mohmahfudmd)
News

Mahfud MD Sebut Tidak Mudah Jadi Politisi dan Parpol yang Bersih

Minggu, 08 Agustus 2021 09:06 WIB 08 Agustus 2021, 09:06 WIB

INDOZONE.ID - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengingatkan pentingnya politisi dan partai politik yang bersih. Dia juga membahas soal partai politik yang selalu dituding jadi sarang koruptor.

"Partai politik kerap dituding menjadi sarang koruptor dan penyebab carut marut situasi politik. Karena itu, muncullah suara-suara yang menginginkan Indonesia tanpa partai politik," kata Mahfud saat memberikan pengarahan pada Sekolah Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) angkatan kedua, Sabtu (7/8/2021).

"Tapi bagaimanapun, partai politik tetap diperlukan untuk melakukan kontrol terhadap kekuasaan," sambungnya.

Menurut dia, negara demokrasi konstitusional, harus memiliki lembaga perwakilan atau parlemen, dan parlemen yang baik itu harus diisi oleh partai politik.

"Oleh sebab itu, sejelek-jeleknya negara yang punya parpol, itu jauh lebih baik dibandingkan dengan negara yang tidak punya parpol," ujar Mahfud.

Kepada sekitar 1.200 peserta Sekolah Kader PSI, Menko Polhukam menyampaikan bahwa memang tidak mudah menjadi politisi dan parpol yang bersih, karena kadang dihadapkan pada dua pilihan yang sulit.

"Pertama, parpol didirikan untuk memperjuangkan kebaikan bagi bangsa dan negara, oleh sebab itu orang-orangnya harus baik. Kedua, untuk bisa berjuang parpol itu harus punya banyak pengikut," tutur Mahfud.

Oleh karena itu, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini berharap PSI bisa mempertahankan idealisme sebagai partai politik, misalnya tetap melakukan perekrutan calon anggota legislatif secara terbuka, tanpa mahar, dan melibatkan ahli sebagai tim panelis independen.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Dina
Dina

Dina

Editor
JOIN US
JOIN US