The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Sedih! Ratusan Domba Tewas Akibat Sembaran Petir di Padang Rumput
Ratusan domba tewas akibat serangan petir. (Jnews)
News

Sedih! Ratusan Domba Tewas Akibat Sembaran Petir di Padang Rumput

Sabtu, 21 Agustus 2021 11:46 WIB 21 Agustus 2021, 11:46 WIB

INDOZONE.ID - Lebih dari 500 domba terbunuh setelah sambaran petir yang terjadi di padang rumput gunung di Ninotsminda, Georgia selatan.

Dilansir Oddity Central, pada 9 Agustus, Nikolay Levanov, yang merupakan pemilik domba di desa Tambovka menerima panggilan telepon dari pengembalanya yang memberi tahu dia bahwa lebih dari seratus domba terbunuh akibat badai petir.

Apa yang tidak diketahui Levanov adalah bahwa bersama dengan kawanannya sendiri, hampir 400 domba lainnya terbunuh oleh sambaran petir yang sama. Untungnya pengembala itu hanya pingsan karena tersambar petir.

Video yang mengejutkan diambil di lokasi fenomena menunjukkan ratusan bangkai domba tersebar di padang rumput hijau di Gunung Abul, daerah penggembalaan domba yang populer di Georgia selatan.

Baca juga: Mengapa Kambing dan Domba Punya Bau Khas yang Kurang Sedap?

Levanov dan pemilik domba lainnya meminta bantuan keuangan kepada otoritas Georgia untuk mengurangi kerugian mereka, tapi tanggapan resminya harus menetapkan penyebab pasti kematian domba-domba tersebut.

"Jujur, ini kasus pertama. Kami belum pernah mendengar bahwa badai petir dapat membunuh begitu banyak domba," kata wakil walikota Ninotsminda, Alexander Mikeladze, dikutip dari Oddity Central.

"Tentu saja, kantor walikota akan memberikan dukungan, tetapi pertama-tama, petani itu sendiri harus membawa pendapat para ahli untuk menentukan penyebab kematian massal secara akurat," tambahnya.

Pada 12 Agustus, 550 yang mati tersambar petir akan dibakar di tempat kejadian, karena medan yang sulit membuat pengangkutan mereka dari gunung.

Tidak diketahui apakah pemilik domba diberi kompensasi dengan cara apa pun.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fitri
Fitri

Fitri

Writer
TERKAIT DENGAN INI
JOIN US
JOIN US