The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Putus Ketergantungan Pada Handphone, Pemkot Bandung Bagikan Anak Ayam
Siswa di Kota Bandung mendapatkan anak ayam. (Humas Pemkot Bandung).
News

Putus Ketergantungan Pada Handphone, Pemkot Bandung Bagikan Anak Ayam

Ada-ada aja ya program pemerintah itu.

Selasa, 26 November 2019 15:11 WIB 26 November 2019, 15:11 WIB

INDOZONE.ID - Memutus ketergantungan anak terhadap gawai. Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispangtan) Kota Bandung, membagi anak ayam dan bibit pohon untuk siswa-siswi di SMPN 54 dan SD Cempaka Arum, Selasa (26/11/2019).

Secara simbolis Wali Kota Bandung Oded M. Danial, beberapa waktu lalu, telah membagikan 2.000 anak ayam kepada para siswa di Kota Bandung.

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Bandung Gin Gin Ginajar, mengatakan, tidak hanya membagikan anak ayam, Dispangtan juga memberikan edukasi tentang memelihara ayam dan tentang tanaman cabai.

Ia mengatakan, pihaknya telah melakukan sosialisasi dan survei bagi calon penerima baik anak-anak maupun tempatnya. Para siswa, klaim pemerintah, sangat antusias untuk memelihara anak ayam dan menanam cabai.

Penilaian itu, kata Gin Gin, diperoleh saat membagikan anak ayam dan bibit tanaman cabai di SD Cempaka Arum.

"Banyak siswa yang ingin ikut memelihara. Kita bagikan untuk anak kelas 5. Ternyata, anak kelas 4 ingin juga. Ini akan kita pikirkan ke depannya," katanya.

Dispangtan Kota Bandung telah menyediakan sebanyak 2.000 anak ayam dan bibit tanaman cabe untuk dibagikan di 2 kecamatan dengan jumlah 12 sekolah. Setiap sekolah mendapatkan jumlah berbeda tergantung banyaknya murid. 

Jenis ayam yang dibagikan merupakan jenis ayam Joper. Jenis ini merupakan persilangan ayam Bangkok 70 persen dan ayam petelur 30 persen. Sehingga tingkat produktivitasnya cukup tinggi dengan minimal usia 4-7 hari. 

Salah satu siswa SMP 54, Dinar Iwang Sugiri (13) mengaku senang menjadi salah satu penerima anak ayam dari Pemkot Bandung. Baginya, memelihara anak ayam sebuah hal yang mengasikkan dan bisa mengurangi ketergantungan pada gawai. 

"Memang banyak (yang bermain gawai), teman-teman juga pada main (gawai) termasuk saya. Semoga dengan diberikan anak ayam ini, kelompok kita dapat menjaga dan memelihara anak ayam sampai besar. Dan kita bisa terbiasa bermain tanpa harus mengunakan handphone," ujarnya.


Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Indozone
alwan

Alwan

Writer
JOIN US
JOIN US