Halte Integrasi Transjakarta CSW-MRT ASEAN Telan Dana Rp95 M
Dirut Transjakarta Tegaskan Halte Intergrasi Transjakarta CSW-MRT ASEAN Telan Dana Rp95 M, Rabu (22/1/2020). (INDOZONE/Murti)
News

Halte Integrasi Transjakarta CSW-MRT ASEAN Telan Dana Rp95 M

Selesai Agustus 2020

Rabu, 22 Januari 2020 17:55 WIB 22 Januari 2020, 17:55 WIB

INDOZONE.ID - Pemprov DKI Jakarta bakal membangun Halte Transjakarta Centrale Stichting Wederopbouw (CSW) atau Halte ASEAN yang terintegrasi dengan Mass Rapid Transit (MRT) di Jalan Sisingamangaraja, Jakarta Selatan. 

Proses peletakan batu pertama atau groundbreaking telah dilakukan hari ini, Rabu (22/1/2020). Menurut rencana, pembangunan tersebut menelan biaya yang fantastis yakni mencapai Rp95 miliar. 

Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta), Agung Wicaksono mengatakan pembangunan itu agar segera dilakukan dan diproyeksikan selesai pada Agustus 2020.

"Untuk pembangunan halte integrasi CSW koridor 13 dengan stasiun MRT ASEAN ini kita targetkan bisa diselesaikan di Agustus 2020. Agustus bulan kemerdekaan maka di bulan itu juga kita merdeka dari situasi yang tak terintegrasi," kata Agung di Jakarta, Rabu (22/1/2020). 

Agung mengungkapkan, proses pembangunan fasilitas tersebut dilakukan dua fase. Pada fase awal menelan anggaran Rp30 miliar dan rampung Agustus. Sedangkan yang kedua membutuhkan anggaran sekitar Rp55 miliar, dan ditargetkan selasai Desember 2020. Sehingga total anggaran yang diplot untuk proyek ini sekitar Rp95 miliar. 

"Kita upayakan semaksimal mungkin, anggaran kita siapkan untuk tahun ini juga. Tapi kalau penyelesaiannya tergantung dari fase satu ini kita bisa upayakan di Desember 2020," ujarnya.

Dia menuturkan, keberadaan halte Transjakarta CSW atau halte ASEAN tidak hanya sebagai penghubung antar penumpang dari satu moda ke moda lainnya. Akan tetapi akan menjadi hub-hub sehingga memudahkan warga untuk berpindah transportasi.

"Tapi menjadi hub yang memudahkan pelanggan. Tadi sesuai arahan Pak Gubernur transportasi publik harus memberi kemudahan bagi lansia, anak-anak, dan disabilitas," jelasnya. 

"Sekarang kita lihat pakai tangga kalau mau ke halte tersebut, nantinya akan ada eskalator sehingga memudahkan kita semua," tambahnya. 

Diberitakan sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking Halte Transjakarta Centrale Stichting Wederopbouw (CSW) atau Halte Asean di Jalan Sisingamangaraja, Jakarta Selatan, Rabu (22/1/2020).

Pembangunan dan keberadaan Halte CSW akan menghubungkan Transjakarta dengan Mass Rapid Transit (MRT) atau moda raya terpadu.

"Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, maka pembangunan fasilitas integrasi stasiun MRT Asean dengan haltte Transjakarta CSW secara resmi dinyatakan dicanangkan," kata Anis di Jakarta. 

Anies mengatakan, keberadaan transportasi MRT dan Transjakarta atau Rapid Transit (BRT) ialah salah satu simbol kemajuan transportasi umum di Jakarta. Keduanya menjadi kebanggaan bagi ibu kota Jakarta.


Artikel Menarik Selanjutnya

TAG
Desika Pemita
Ade Indra
Murti Ali Lingga

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU