Pesan Petani Tebu Ke Sandi: Jika Menang, Setop Impor Gula(photo/ANTARA FOTO/Siswowidodo)

Pesan Petani Tebu Ke Sandi: Jika Menang, Setop Impor Gula

INDOZONE.ID - Cawapres 02 Sandiaga Uno berkunjung ke Blora di Villa Desa Soko, Jepon, Blora, Jawa Tengah. Di kunjungan tersebut, Sandiaga mendengarkan keluhan para petani tebu yang kesulitan karena impor gula.

Seorang petani tebu bernama Anton Sudibyo meminta agar ada Undang Undang Pangan yang tidak berorientasi impor dan bisa menyebabkan kesulitan bagi petani lokal.

Selain itu dia juga meminta ada moratorium impor gula termasuk meminta pencabutan kartu tani yang menurut dia lebih banyak merugikan ketimbang menguntungkan.

"Petani tebu bisa mati dengan mata mendelik pak kalau impor gula terus dilakukan. Mumpung ada pak Sandi, saya juga minta pencabutan kartu tani, tambah kuota pupuk bersubsidi dan harga giling tebu di tahun depan dengan sistem beli putus seharga 70 ribu Rupiah per kwintal," kata Anton kepada Sandi di Blora, melansir Viva.

Mendengar keluhan itu, Sandi menyampaikan agar Anton tak perlu khawatir masalah tersebut. Sandi mengaku sudah menandatangani kontrak politik dengan para petani tebu di Lumajang.

Salah satu isi perjanjian kontrak politik itu adalah setop impor dan memberantas mafia gula. Sandi berjanji akan memenuhi hal itu jika terpilih bersama Prabowo menjadi pemimpin Indonesia.

"Dalam berbagai kesempatan saya selalu mengatakan setop impor pangan saat petani panen. Pelemahan ekonomi juga akibat impor yang menggila seolah Indonesia tidak punya sumber daya alam dan sumber daya manusia. Petani, nelayan mengeluhkan soal impor ini. Keluhan yang sama terus saya peroleh dari seribu  titik lebih yang saya datangi di seluruh pelosok Indonesia," kata Sandi.