Pemilik Warung Makan Ini Buat Program 'Bayar Suka- Suka di Hari Jumat'Kumparan

Pemilik Warung Makan Ini Buat Program 'Bayar Suka- Suka di Hari Jumat'

INDOZONE.ID - Kalau kamu melintas di daerah Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, kamu akan menemukan sebuah warung makan dengan spanduk cukup unik. Warung makan milik Puspita Agung Eka ini memajang spanduk bertuliskan "Setiap Jum’at Bayar Seikhlasnya, Ayo Beramal. Jum’at Berkah, Ayo Sedekah."

Warung makan yang menjual olahan daging ayam ini berdiri sejak tahun 2017 dan selalu ramai dikunjungi pembeli. Mayoritas adalah.mahasiswa. Eka mengakui kalau spanduk bayar seikhlasnya pada hari Jumat itu awalnya adalah strategi marketing.

”Karena saya sebelumnya kerja di dealer mobil sebagai marketing, makanya saya terapkan ilmu dari sana,” kata alumnus Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini, dilansir dari Kumparan.

Dulunya, yang bisa bayar suka-suka hanya berlaku untuk makanan, sementara minuman tetap dibayar dengan harga normal. Namun, sebulan yang lalu Eka menerapkan aturan baru, dimana baik makanan atau minuman bisa dibayar suka-suka saat hari Jumat.

Nantinya pelanggan akan ditawari apakah mau membayar suka-suka atau bayar normal. Jika pelanggan ingin membayar suka-suka, maka uangnya akan dimasukkan ke kotak amal. Uang ini akan disalurkan kepada yang membutuhkan seperti, panti asuhan, lembaga amil zakat, infak, dan shadaqoh.

Namun, program ini sama sekali tidak membuat Eka rugi. Justru, kalau hari Jumat pembelinya semakin banyak. ”Jadi di hari jum’at ini pembeli semakin banyak, ada yang niat sedekah, tapi kostumer yang tidak ikut program sedekah juga banyak,” ucapnya.

Pada hari Jumat, dia bisa mendapatkan omzet sekitar Rp 6 juta, dan sekitar Rp 1 jutanya merupakan uang dari program bayar suka-suka. Anehnya, pada hari sebelumnya, omzetnya malah lebih kecil, yaitu Rp 4 juta.

”Mungkin karena yang menentukan untung dan tidak itu bukan kita ya, tapi Allah,” pungkasnya.