The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Akui Habib Rizieq Orang Berilmu, Pangdam Jaya Tak Pernah Anggap FPI Sebagai Musuh
Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman. (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto), Habib Rizieq Shihab. (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal).
News

Akui Habib Rizieq Orang Berilmu, Pangdam Jaya Tak Pernah Anggap FPI Sebagai Musuh

Klarifikasi Pangdam Jaya.

Rabu, 25 November 2020 20:34 WIB 25 November 2020, 20:34 WIB

INDOZONE.ID - Setelah sebelumnya sempat tegas ingin bubarkan Front Pembela Islam (FPI), kini Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman terlihat berbeda. Ia menyebut dirinya tidak menganggap FPI dan pentolannya Habib Rizieq Shihab sebagai musuh. 

Hal itu ia ungkapkan kepada wartawan di Makodam Jaya, Jakarta, Rabu (25/11/2020). Bahkan, Dudung menyebut FPI adalah saudara.

"Saya tidak pernah mengajak bahwa FPI atau yang lain itu sebagai musuh itu tidak ada. Itu saudara-saudara kita ya," kata Mayjen Dudung. 

Tak hanya itu, ia juga menyebutkan bila sosok pemimpin FPI Habib Rizieq sebagai sosok yang luar biasa. 

"Habib Rizieq orang berilmu dan sebagainya, luar biasa. Tidak kemudian kita bermusuhan dengan dia, tidak," tegas Dudung.

Namun, ia memberi isyarat untuk mewaspadai pernyataan-pernyatan yang diduga nantinya akan memecahkan bangsa. Ia juga berharap ceramah-ceramah yang disampaikan bisa dipertanggung jawabkan. 

Baca Juga: Polemik TNI Copot Baliho Habib Rizieq Tak Perlu Diperdebatkan

"Yang justru yang kita musuhi adalah ucapan-ucapan yang mengajak dan nantinya akan memperkeruh kesatuan bangsa," jelasnya.

"Apa yang disampaikan ceramah diharapkan ceramah itu bertanggung jawab dengan apa yang disampaikan tidak ceramah hanya untuk dirinya sendiri dan kemudian terakhir alangkah baiknya kalau ada mediasi untuk berdialog seluruh komponen," ucapnya.

Dua hari sebelumnya, Dudung juga sempat mengklarifikasi pernyataannya terkait akan membubarkan FPI serta alasan mereka menurunkan baliho Habib Rizieq Shihab. Di hadapan wartawan ia menyebutkan bila TNI tidak memiliki kewenangan untuk membubarkan FPI.

"Kalau Pangdam, TNI tidak bisa membubarkan, itu harus pemerintah. Kan saya katakan cuma kalau perlu. Bukan kewenangan kita," ucap Pangdam Jaya. 

"Saya ini tahu aturan. Proses itu diawali dari melaksanakan peraturan bersama Satpol PP, Polri, dan TNI. Kita laksanakan dengan sesuai prosedur. Yng dikedepankan Satpol PP, karena Satpol PP yang memiliki kewenangan menjalankan Perda Gubernur. Baliho yang diturunkan bukan hanya Rizieq Shihab, semua baliho yang melanggar kita bersihkan. Tidak terfokus sama Rizieq Shihab saja," tambahnya. 
 

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Edi Hidayat
M Fadli
Samsudhuha Wildansyah
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US