The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Gunung Semeru Meletus, Sejumlah Alat Berat Tertimbun & Kabar Penambang Belum Diketahui
Gunung Semeru meletus. (Tangkapan layar)
News

Gunung Semeru Meletus, Sejumlah Alat Berat Tertimbun & Kabar Penambang Belum Diketahui

Selasa, 01 Desember 2020 12:03 WIB 01 Desember 2020, 12:03 WIB

INDOZONE.ID - Gunung Semeru dikabarkan meletus pada pukul 03.10 WIB, Selasa (1/12/2020). Sehari sebelum meletus, Gunung Semeru yang berketinggian 3676 mdpl sempat menyemburkan awan panas.

Sejumlah warga yang tinggal di sekitar lereng sudah ada yang mengungsi. Sementara itu, suara dentuman hingga saat ini masih terus terdengar dan hujan abu masih terus turun.

Berdasarkan informasi dari warga sekitar, ada banyak alat berat dan lahan pertanian yang tertimbun lahar. Saat gunung meletus, aktivitas penambangan pasir diketahui masih dilakukan.

Namun, belum diketahui apakah ada korban jiwa akibat letusan tersebut. Namun, ada beberapa penambang pasir yang belum diketahui kabarnya.

Akun Instagram @exploregunung_ memperlihatkan bagaimana kondisi di Lereng Selatan Semeru. Material abu vulkanik dari gunung Semeru memenuhi aliram lahar di curah kobokan.

Sebelumnya, warga di Desa Supiturang Kecamatan Pronojiwo di Dusun paling dekat dengan puncak Semeru memutuskan untuk mengungsi, Selasa (01/12/2020).

Baca juga: Gunung Api Semeru Erupsi, Warga Mengungsi dan Mendengar Seperti Suara Ledakan Keras

Letusan dan hujan abu serta kerikil membuat warga khawatir. Bahkan warga memilih turun ke daerah yang lebih jauh melalui lereng Semeru.

Wawan Hadi Siswoyo, Kabid PKL Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang membenarkan peningkatan aktifitas Semeru. Tapi dia membantah ada letusan besar dari Gunung Semeru.

"Iya, warga melakukan evakuasi mandiri karena adanya peningkatan aktifitas Gunung Semeru. Tim TRC sudah menuju lokasi," kata Wawan.

Sementara itu, warga Desa Supiturang Kecamatan Pronojiwo Uun mengatakan Gunung Semeru keluarkan abu dan kerikil. Suara seperti ban pecah begitu keras terdengar dan ketika warga keluar air hujan sudah berubah warna karena bercampur dengan abu vulkanik.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Dina
Dina

Dina

Editor
JOIN US
JOIN US